
Exco PSSI, Vivin Cahyani bersama dengan Timnas Putri Indonesia. (Dok: Instagram Vivin)
JawaPos.com - Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Vivin Cahyani buka-bukaan mengenai polemik pemain keturunan Djenna de Jong. Dia mengungkap alasan yang membuat pesepak bola putri asal Belanda itu tak dapat rekomendasi dinaturalisasi dari pelatih Timnas Putri Indonesia, Satoru Mochizuki.
Nama Djenna de Jong mendadak ramai diperbincangkan setelah dirinya memutuskan tak akan memperkuat Timnas Putri Indonesia. Dia batal bela Garuda Pertiwi karena merasa kecewa lantaran diperlakukan secara tidak profesional oleh PSSI.
Vivin Cahyani sebagai salah satu Exco PSSI, merespons tudingan Djenna. Dia menjelaskan bahwa pemain yang bersangkutan memang tak masuk dalam rekomendasi pelatih Satoru Mochizuki untuk dinaturalisasi.
"Bahwa semua proses pemilihan pemain perlu technical assesement (penilaian teknis) dari Coach Mochi dan tim pelatih," kata Vivin saat dihubungi JawaPos.com, Rabu (23/4).
Vivin juga mengatakan, Djenna sebenarnya sudah mendapatkan dua kesempatan untuk melakukan trial bersama Timnas Putri Indonesia. Namun dia hanya menghadirinya sekali, yakni pada Februari 2025 saat Garuda Pertiwi melakukan pemusatan latihan di Jepang.
"Djenna dua kali diundang trial, yang pertama dibatalkan dengan alasan sakit. Dan yang kedua datang tapi belum pernah bisa menunjukan permainan dengan alasan cedera. Dan karena dia cedera ya nggak bisa ada assessment," terang Vivin.
"Selama di Jepang, Djenna belum pernah sekalipun ikut berlatih sehingga Coach Mochi belum bisa memberikan rekomendasi," ucapnya menambahkan.
Karena itu, PSSI tak bisa memproses naturalisasi Djenna de Jong tanpa persetujuan dan rekomendasi dari pelatih Satoru Mochizuki. "PSSI belum bisa proses jika belum ada lampu hijau dari pelatih kepala," jelasnya.
"Keputusan pemilihan pemain itu dari Head coach dan semua melalui prosedur scouting yang transparan," imbuh wanita yang berstatus sebagai Exco bidang sepak bola putri ini.
Lebih lanjut, Vivin menyatakan bahwa jika Djenna kini tak mau memperkuat Timnas Putri Indonesia lagi, maka PSSI tak akan memaksa. Menurutnya, itu adalah hak yang dimiliki Djenna.
"Kalau sekarang Djenna tidak mau bermain untuk Timnas Indonesia itu hak Djenna. Kami sangat menghargai keputusan Djenna dan juga pasti PSSI tidak akan intervensi keputusan Coach Mochi," pungkas Vivin.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
