Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 19 April 2025 | 23.00 WIB

Sandy Walsh Ungkap Momen Terbaiknya di Timnas Indonesia, Akui Merinding dengan Atmosfer Gelora Bung Karno

Pesepak Bola Timnas Indonesia Sandy Walsh berduel bola dengan pemain sepak bola Timnas Australia Aziz Behic dalam pertandingan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (10/9

JawaPos.com- Sejak debut tahun 2023, Sandy Walsh terus menjadi andalan Timnas Indonesia di lini belakang. Hingga pertandingan melawan Bahrain, Maret lalu, dia sudah memiliki 19 caps untuk Timnas Indonesia

Sudah bermain dalam banyak laga bersama Timnas Indonesia, Piala Asia 2023 menjadi salah satu momen yang paling diingat Sandy Walsh. "Piala Asia mungkin masih menjadi nomor satu dalam daftar sebagai pemain Timnas untuk bisa mencetak gol dan membuat sejarah. Itu sebuah perjalanan gila dengan naik dan turun pastinya," ucapnya saat diundang channel YouTube pemain Persib Bandung Marc Klok bertajuk 'Marc Talks'. 

Pemain yang berposisi sebagai bek kanan tersebut masih terus berambisi menciptakan banyak caps untuk Timnas Indonesia. "Bermain untuk Indonesia masih merupakan perasaan yang luar biasa, itu adalah kehormatan besar dan menerima 19 caps sekarang sejak tadi malam (lawan Bahrain) dan saya berharap lebih banyak lagi, dan saya berharap lebih banyak mimpi akan menjadi kenyataan," sambung Sandy Walsh. 

Bek berusia 30 tahun tersebut sudah beberapa kali bermain di Gelora Bung Karno, namun dia masih merasa merinding setiap kali bermain di stadion tersebut bersama Timnas Indonesia. "Tadi malam di GBK (lawan Bahrain), malam itu sangat spesial. Bahkan, sekarang, aku sedang memikirkannya. Saya merinding dan itu sangat istimewa," tutur Walsh.

Selain itu, Sandy Walsh juga ditanya tentang perjalanan Timnas Indonesia di kualifikasi Piala Dunia yang kini sudah mencapai ronde ketiga. "Kami mulai di ronde pertama dan sekarang berada di ronde ketiga memiliki kemungkinan untuk pergi ke putaran keempat, mungkin lolos langsung ke Piala Dunia adalah gila," ujarnya. 

Dukungan para suporter turut menjadi faktor utama yang membuat Timnas Indonesia bisa mencapai ronde ketiga dan punya peluang lolos ke Piala Dunia 2026. "Proses yang kami lakukan dan perjalanan yang kami lakukan tidak dapat dipercaya, itu tidak akan mungkin tanpa dukungan dari para penggemar dan federasi," imbuh Sandy Walsh. 

Bermain di hadapan ribuan suporter Timnas Indonesia di GBK, Walsh tidak merasa gugup dan hanya ingin menikmati permainan. "Tidak gugup, tapi ada rasa kegembiraan. Saya merasa merinding menyanyikan lagu kebangsaan dan itu memberi Anda begitu banyak kegembiraan dan energi, tapi juga mungkin sedikit gugup karena kamu ingin melakukannya dengan baik. Tapi pada akhirnya, ketika sudah bermain saat suporter mulai bernyanyi gugup itu hilang. Menikmati saja sejak menit pertama hingga menit ke 90," ucap Walsh. 

Di laga melawan Australia dan Bahrain, Sandy Walsh tidak menjadi pilihan utama Patrick Kluivert. Sang pelatih lebih memilih memainkan Kevin Diks di posisi bek kanan. 

Pada saat beraksi di Piala Asia 2023, Sandy Walsh sempat tidak mendapatkan tempat di tim utama Timnas Indonesia ketika laga perdana melawan Irak. Namun, di tiga laga selanjutnya termasuk saat melawan Australia di babak 16 besar, pemain Yokohama F. Marinos itu dipercaya Shin Tae-yong menjadi pemain utama selama 90 menit. 

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore