
Ketua Umum PSSI Erick Thohir melepas para pemain timnas untuk berlaga di Australia. (Dok. PSSI)
JawaPos.com-Ketua Umum PSSI, Erick Thohir melepas keberangkatan pemain dan staf kepelatihan Timnas Indonesia ke Australia di Hotel Fairmont, Jakarta, pada Minggu (16/3) malam. Keberangkatan ini merupakan bagian dari persiapan tim Garuda untuk menghadapi Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada Kamis (20/3) di Sydney Football Stadium.
Erick Thohir menegaskan, seluruh pemain yang berangkat dalam kondisi bugar dan tidak ada yang mengalami cedera. Dia juga memastikan bahwa strategi keberangkatan tim telah dirancang dengan baik demi kelancaran persiapan mereka di Sydney.
"Bismillah, saya melepas para pemain dan tim kepelatihan hari ini untuk memastikan persiapan bisa maksimal. Semua pemain dalam kondisi baik, tidak ada yang cedera. Strategi keberangkatan ke Sydney juga berjalan lancar. Semoga semuanya berjalan baik saat bertanding," ujar Erick Thohir dikutip dari situs resmi PSSI.
Dia juga meminta seluruh masyarakat Indonesia untuk memberikan doa dan dukungan penuh bagi perjuangan Timnas Indonesia yang akan menghadapi tantangan berat melawan Australia.
"Selamat berjuang Timnas Indonesia. Mohon doa dan dukungan seluruh masyarakat Indonesia agar tim bisa memberikan yang terbaik," tambah Erick.
Pemeriksaan Kesehatan Pemain dan Keberangkatan Dua Gelombang
Sebelum bertolak ke Australia, seluruh pemain menjalani pemeriksaan kesehatan guna memastikan kesiapan fisik. Manajer Timnas Indonesia Sumardji mengonfirmasi bahwa para pemain dalam kondisi prima dan siap menghadapi pertandingan penting ini.
"Alhamdulillah, kedelapan pemain yang bergabung malam ini dalam kondisi sangat baik. Mereka telah menjalani pemeriksaan kesehatan dan semuanya dinyatakan fit. Mereka akan segera bergabung dengan rekan-rekan lain yang sudah berada di Sydney," ungkap Sumardji.
Keberangkatan tim ke Australia dilakukan dalam dua gelombang. Gelombang pertama telah diberangkatkan pada Sabtu (15/3) yang terdiri atas staf kepelatihan dan tim pendukung, termasuk pelatih kiper, pelatih fisik, fisioterapis, tim pengembangan, dan analis video.
Sedangkan gelombang kedua yang berangkat pada Minggu (16/3) diisi para pemain utama, pelatih kepala Patrick Kluivert, asisten pelatih, serta manajer tim.
Daftar Nama yang Berangkat ke Australia
Gelombang Pertama (Sabtu, 15 Maret 2025):
Sjoerd Woudenberg (Pelatih Kiper)
Quentin Martin Jakoba (Pelatih Fisik)
Sofie Imam Faizal (Pelatih Fisik)
Oever Chesley Ten (Fisioterapis)
Leonard Paul Benjamin Echteld (Fisioterapis)
Reginald Waldi Blinker (Team Developer)
Bram Gerardus Petrus Verbruggen (Team Developer)
Jordy Willem Jan Kluitenberg (Video Analyst)
Gelombang Kedua (Minggu, 16 Maret 2025):
Manajer dan Tim Kepelatihan:

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
