
Skuad Madura United (Dok. Madura United)
Jawapos.com - Madura United berhasil mengungguli PSIS Semarang dalam partai tunda pekan ke-26 di Stadion Jatidiri, Minggu (16/3). Pelatih Laskar Sapeh Kerrab, Alfredo Vera tidak banyak mengubah skuadnya yang baru saja melaju ke semifinal AFC Challenge League 2025.
Pertandingan krusial bagi kedua tim papan bawah ini berlangsung relatif seimbang melihat dari penguasaan bola masing-masing tim. Baik Madura United maupun PSIS Semarang sama-sama mencoba menginisiasi serangan dari awal laga.
Madura United membuka keunggulan terlebih dulu melalui pemain belakang, Pedro Monteiro di menit 18. Merespons hal tersebut, Laskar Mahesa Jenar bermain lebih terbuka demi mencari angka.
Hingga jeda turun minum, tim tuan rumah menguasai 51 persen kendali permainan berbanding 49 persen milik Lulinha dkk. PSIS Semarang juga mencatatkan lebih banyak tembakan yaitu enam percobaan dengan lima diantaranya tepat sasaran. Namun, belum ada satu pun tembakan tersebut yang berbuah gol.
Sementara, tim tamu bermain lebih klinis dengan melepaskan tiga tembakan yang seluruhnya tepat sasaran dan satu diantaranya menghasilkan gol.
Madura United datang ke kandang PSIS Semarang dengan percaya diri bermodalkan kemenangan yang diraihnya di babak perempat final AFC Challenge League kontra Tainan City. Pasukan Alfredo Vera menang dengan skor meyakinkan 3-0 membuat langkah mereka melaju semifinal.
Membawa motivasi tinggi, pelatih asal Argentina itu tidak banyak mengubah susunan pemainnya di starter. Ia hanya mengubah satu nama yaitu Brayan Angulo yang digantikan oleh Arsa Ahmad.
Di posisi kiper, Miswar Saputra tetap dipercaya mengawal mistar Laskar Sapeh Kerrab. Di babak pertama, ia mampu menampilkan performa yang impresif dengan mementahkan lima percobaan lawan.
Di benteng pertahanan, tidak ada yang berubah dari kuartet andalan Alfredo yaitu Koko Ari, Pedro Monteiro, Haudi Abdillah, dan Taufik Hidayat.
Begitu pula di lini tengah yang diisi Iran Junior, Jordy Wehrmann, dan Kerim Palic. Sementara di barisan penyerangan, selain Arsa Ahmad yang dimainkan, Miljan Skrbic dan topskor tim, Lulinha tetap dipercaya mengawali laga sejak awal.
Kemenangan menjadi krusial bagi Madura United yang menargetkan keluar dari zona degradasi. Saat ini, Laskar Sapeh Kerrab masih terjerembab di dasar klasemen dengan 21 poin hasil dari lima kemenangan, lima imbang, dan 14 laga sisanya diakhiri dengan kekalahan.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
Prediksi Skor Iran vs Selandia Baru di Piala Dunia 2026: Team Melli Diterpa Gejolak Geopolitik Tapi Punya Kans Menang
Prediksi Skor Arab Saudi vs Uruguay di Piala Dunia 2026: La Celeste Dijagokan Menang!
