Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 16 Maret 2025 | 21.29 WIB

Kisah Mualaf Jacksen F Tiago, Legenda Persebaya Surabaya yang Junjung Tinggi Toleransi Sejak dari Dapur Rumah

Jacksen F Tiago ketika melatih Persebaya Surabaya. (Media Persebaya)

 

JawaPos.com — Jacksen F Tiago menjalani Ramadhan pertamanya sebagai seorang muslim tanpa kendala berarti. Mantan pelatih Persebaya Surabaya itu mengaku sudah terbiasa berpuasa sejak sebelum memeluk Islam.

Pria berdarah Brasil itu mengucapkan dua kalimat syahadat pada 15 Oktober 2024. Keputusan besar itu diambil dengan penuh keyakinan setelah melalui perjalanan spiritual yang panjang.

Bagi Jacksen, puasa bukan hanya sekadar menahan lapar dan haus. Dia merasa ada kekuatan spiritual yang luar biasa saat menjalani ibadah tersebut.

"Selama Ramadhan, saya sendiri yang masak untuk kebutuhan berbuka puasa ataupun sahur," kata Jacksen kepada Jawa Pos.

Ramadhan tahun ini, Jacksen harus berpisah sementara dengan keluarganya di Surabaya. Sejak takziah ke rumah duka Bejo Sugiantoro pada 25 Februari 2025, dia langsung terbang ke Samarinda untuk urusan pekerjaan.

"Karena sejak takziah dari rumah duka Bejo Sugiantoro (25/2), saya langsung terbang ke Samarinda," tambahnya. Karena tidak bersama istri, Jacksen pun memasak sendiri.

Tinggal sendirian tak membuatnya kehilangan semangat menjalani ibadah puasa. Justru, dia semakin mandiri dengan memasak sendiri makanan untuk berbuka dan sahur.

Di dapurnya, berbagai bahan makanan tertata rapi. Ubi, singkong, kentang, dan pisang berjejer dengan rapi di sudut ruang masak.

Daging tersimpan di dalam kulkas, sementara telur diletakkan di satu krat khusus. Jacksen selalu memastikan makanan yang dikonsumsi sehat dan bergizi.

Selama Ramadhan, dia menghindari makanan kaleng-kalengan. Dia lebih memilih bahan alami yang segar dan bernutrisi tinggi.

"Saya menghindari makanan kaleng-kalengan. Saya lebih suka mengolah bahan makanan dari hasil bumi. Yang paling wajib ya telur. Saya bisa habis sembilan biji telur per hari," tambah mantan pelatih Timnas Indonesia itu.

Setiap menjelang Maghrib, dia akan turun tangan langsung ke dapur. Dengan cekatan, dia menyiapkan menu berbuka puasa yang sudah dirancangnya sendiri.

Menu berbukanya terinspirasi dari makanan Arab. Dia mengawali dengan air putih dan kurma sebelum menikmati hidangan utama.

Telur dan alpukat menjadi makanan favoritnya saat berbuka. Kombinasi ini dipilih agar kebutuhan karbohidrat, protein, dan lemak sehat tetap terpenuhi.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore