
Oktafianus masuk daftar lima pemain Persebaya Surabaya dengan menit bermain paling sedikit. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya masih menyisakan tujuh pertandingan di Liga 1 musim ini. Tim Green Force saat ini menduduki posisi ketiga klasemen dengan selisih sembilan poin dari pemuncak klasemen.
Peluang Persebaya Surabaya untuk menjadi juara masih terbuka meski cukup kecil. Namun, tim tetap bertekad mengumpulkan poin maksimal hingga akhir musim.
Manajemen Persebaya juga mulai mempersiapkan diri menyongsong musim depan. Perubahan di jajaran pemain dan staf kepelatihan menjadi fokus utama untuk memperkuat tim.
Presiden Persebaya Surabaya Azrul Ananda menegaskan 70 persen pemain saat ini tetap bertahan musim depan. Nama-nama seperti Bruno Moreira, Francisco Rivera, dan Malik Risaldi dipastikan tetap membela Green Force.
Namun, beberapa pemain dengan kontribusi minim berpotensi dicoret. Minimnya menit bermain bisa menjadi salah satu indikator evaluasi tersebut.
Inilah lima pemain Persebaya Surabaya dengan menit bermain terendah di Liga 1 Indonesia 2024/2025. Salah satunya adalah pemain senior Oktafianus Fernando.
Randy May menjadi pemain dengan menit bermain paling sedikit musim ini. Bek tengah berusia 24 tahun ini baru tampil dalam enam pertandingan. Dari enam laga tersebut, Randy selalu masuk sebagai pemain pengganti. Total menit bermainnya hanya 22 menit dari 27 kali masuk daftar susunan pemain.
Oktafianus Fernando juga masuk dalam daftar ini. Pemain sayap kanan berusia 31 tahun ini tampil dalam delapan pertandingan. Dari delapan laga tersebut, Oktafianus selalu turun sebagai pemain pengganti. Ia hanya mengumpulkan total 125 menit bermain dan mengantongi dua kartu kuning.
Nama Andre Oktaviansyah juga mencuri perhatian. Gelandang bertahan berusia 22 tahun ini tampil dalam 13 pertandingan.
Meski tampil cukup sering, Andre lebih banyak masuk sebagai pemain cadangan. Total menit bermainnya hanya 326 menit dengan satu kartu merah. Alfan Suaib juga belum banyak mendapatkan kesempatan. Bek kanan berusia 20 tahun ini baru bermain dalam sembilan laga.
Sebagian besar penampilannya juga berawal dari bangku cadangan. Total menit bermainnya baru mencapai 338 menit disertai tiga kartu kuning.
Terakhir, ada nama Riswan Lauhin yang juga jarang mendapatkan kesempatan penuh. Bek tengah berusia 26 tahun ini tampil dalam 16 pertandingan. Dari 16 laga tersebut, Riswan 14 kali turun sebagai pemain pengganti. Total menit bermainnya baru mencapai 392 menit dengan dua kartu kuning.
Minimnya menit bermain kelima pemain ini tentu menjadi catatan penting bagi manajemen Persebaya Surabaya. Evaluasi menyeluruh akan menentukan nasib mereka musim depan. Meski begitu, peluang mereka untuk bertahan masih terbuka. Semua tergantung pada performa mereka di sisa laga musim ini.
Persebaya Surabaya memang sedang membangun fondasi tim yang lebih tangguh. Dengan 70 persen pemain tetap bertahan, persaingan mendapatkan tempat utama semakin ketat. Setiap pemain harus membuktikan kualitas mereka di atas lapangan. Konsistensi dan kontribusi menjadi kunci untuk bertahan di tim Green Force.
Oktafianus Fernando sebagai pemain senior tentu harus lebih berjuang. Pengalamannya dibutuhkan, namun kontribusi nyata di lapangan menjadi penentu. Begitu juga dengan pemain muda seperti Randy May dan Alfan Suaib. Mereka harus menunjukkan potensi besar agar tetap menjadi bagian dari proyek jangka panjang Persebaya Surabaya.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
