Dua pemain muda Indonesia, bek tengah Waliyuddin Shofa (Persib Bandung) dan pemain sayap kanan Rohmat Nuridaya (PSM Makassar) akan menjalani latihan bersama Akademi Osasuna selama dua pekan.
JawaPos.com - Akademi klub sepak bola Spanyol Osasuna, Tajonar, menyambut kedatangan dua pemain muda Indonesia, bek tengah Waliyuddin Shofa dan pemain sayap kanan Rohmat Nuridaya dengan tangan terbuka. Mereka siap mengasah kemampuan dua wonderkid milik klub Persib Bandung dan PSM Makassar tersebut agar lebih baik.
Tajonar menjadi salah satu tujuan dari pelaksanaan Elite Pro Academy (EPA) Future Stars 2025 yang digelar oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB) bersama dengan Ekkono Method. Akademi Osasuna itu akan membina sejumlah pemain Indonesia pilihan dari EPA U-16 Liga 1 2024/2025.
Berdasarkan pengumuman PT LIB, ada tiga pemain EPA U-16 terpilih untuk menimba ilmu di Tajonar. Selain Waliyuddin Shofa dan Rohmat Nuridaya, ada wonderkid Persija Jakarta, Peres Akwila Tjoe yang juga dijadwalkan ikut serta. Tetapi, dia akhirnya tidak bisa ikut ke Navarra karena dipanggil untuk pemusatan latihan bersama Timnas Indonesia U-17.
Meski hanya dua pemain, Tajonar tetap antusias Waliyuddin Shofa dan Rohmat Nuridaya. Akademi Osasuna itu akan mengasah dan melanjutkan perkembangan keduanya selama dua minggu ke depan.
Selain membantu perkembangan kemampuan pemain dengan metodologi klub yang dilengkapi pelajaran bahasa Spanyol, Tajonar juga akan memperkenalkan budaya Navarra kepada Waliyuddin Shofa dan Rohmat Nuridaya selama dua pekan berlatih.
“Sepak bola dapat membuka banyak pintu, dan dalam hal ini, Osasuna memiliki potensi yang sangat besar. Ketika para pemain ini datang ke sini, selain mengikuti latihan, bergabung dengan tim U-16 Osasuna mendorong mereka untuk menantang diri mereka sendiri dan melihat kemampuan mereka," ujar Ángel Alcalde, direktur Tajonar.
"Ada banyak tujuan yang ingin dicapai oleh mereka selama berada di sini, tapi ini bukan hanya tentang sepak bola. Mereka juga berkesempatan untuk merasakan tanah, budaya, dan kuliner kami,” tambahnya.
Bagi Tajonar, kata Alcalde, menerima pemain muda Indonesia untuk menimba ilmu merupakan kesempatan bagi mereka untuk menunjukkan bagaimana kemampuan Osasuna mengembangkan pemain mudanya.
"Ini adalah kesempatan yang bagus untuk memperlihatkan kemampuan Osasuna dalam pengembangan pemain muda dan memperkenalkan mereka kepada tanah kami, kota kami. Saya pikir ini adalah kesempatan yang bagus bagi Osasuna dan Navarre,” terangnya.
Selain itu, Alcalde mengatakan bahwa Tajonar sebagai akademi Osasuna juga dapat keuntungan dalam hal eksposur dan kolaborasi ini menjadi satu kesempatan yang sangat berharga bagi para pemain Osasuna.
Para pemain muda Osasuna jadi bisa mengukur level kemampuannya dengan para pemain dari negara lain. Mereka juga jadi bisa mempelajari gaya bermain baru dan memperkaya diri mereka dengan budaya yang berbeda, yang berkontribusi terhadap pertumbuhan pribadi dan kemampuan individu.
“Hal ini memberikan keuntungan dua arah bagi para pemain muda kami. Ini adalah kesempatan bagi mereka untuk berinteraksi dengan budaya lain, bertemu dengan pemain lain, melihat bagaimana sepak bola dimainkan di berbagai daerah, dan bersosialisasi secara berbeda,” ucap Alcalde.
Bagi Tajonar, menerima kunjungan dari perwakilan atau pemain dari klub-klub internasional bukanlah yang pertama. Sejak Desember 2024 lalu, sudah ada tiga tim perwakilan/pemain yang berkunjung ke Navarra untuk mempelajari lebih jauh tentang 'Método Tajonar' atau metode latihan akademi Osasuna.
Pemilihan Tajonar sebagai salah satu destinasi untuk para pemain EPA U-16 berlatih sendiri bukan tanpa alasan. Akademi Osasuna dipilih karena kemampuannya dalam mengembangkan pemain telah terbukti. Tajonar juga punya pendekatan yang unik, yang berfokus pada performa atletik dan pengembangan holistik seperti akademis, kesejahteraan sosial, dan psikologis, kesehatan emosional, dan pertumbuhan pribadi secara keseluruhan, menjadikannya lingkungan yang ideal bagi para pemain muda di Spanyol.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
