Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 12 Maret 2025 | 06.53 WIB

Persebaya Surabaya Tegaskan Ketertiban di GBT, Wajibkan Pelanggar Bayar Denda!

Pertemuan Bonek bersama manajemen Persebaya Surabaya. (Media Persebaya) - Image

Pertemuan Bonek bersama manajemen Persebaya Surabaya. (Media Persebaya)

JawaPos.com–Persebaya Surabaya membuat gebrakan baru dalam menjaga ketertiban di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT). Manajemen Persebaya Surabaya memutuskan untuk mewajibkan pelanggar aturan di tribun membayar denda atas tindakan yang merugikan klub.

Langkah ini diambil setelah insiden flare dalam laga Persebaya Surabaya melawan Persib Bandung. Pelaku penyalaan flare Fajar Bahari, telah mengaku bersalah dan meminta maaf kepada manajemen Persebaya Surabaya.

Fajar Bahari datang langsung ke Kantor Persebaya Surabaya pada Selasa (11/3) untuk menyampaikan permintaan maafnya. Dia didampingi beberapa anggota Green Nord, seperti Cak Conk dan Cak Bojes.

Dalam pertemuan tersebut, Fajar menyadari tindakannya telah merugikan Persebaya Surabaya karena menyebabkan klub terkena denda. Sebagai bentuk tanggung jawab, dia juga bersedia menjalani larangan menonton pertandingan di stadion.

Manajemen Persebaya Surabaya menerima permintaan maaf tersebut dengan harapan insiden serupa tidak terulang lagi. Mereka menegaskan pentingnya menjaga kenyamanan dan keamanan di tribun untuk semua penonton.

Sebagai respons atas insiden ini, Persebaya Surabaya juga menarik unggahan terkait Fajar di akun media sosial resmi klub. Ke depan, Persebaya Surabaya berkomitmen untuk tidak lagi mempublikasikan identitas pelaku pelanggaran yang berujung pada denda.

Namun, manajemen menerapkan kebijakan baru yang lebih tegas terkait pelanggaran di tribun. Setiap pelanggar, baik penyulut flare, pelempar benda, maupun pelanggaran lain, diwajibkan membayar denda yang dijatuhkan kepada klub.

GBT kini dilengkapi dengan puluhan kamera CCTV untuk memantau aktivitas di tribun. Persebaya Surabaya juga menugaskan fotografer dan videografer untuk memastikan setiap pelanggaran dapat teridentifikasi dengan jelas.

Kebijakan tegas ini telah dikonsultasikan dengan Polrestabes Surabaya dan mendapatkan dukungan penuh. Langkah ini diambil demi menciptakan suasana tribun yang aman dan nyaman bagi semua penonton.

Manajemen Persebaya Surabaya berharap kebijakan ini menjadi pelajaran berharga bagi seluruh suporter. Mereka menegaskan kenyamanan dan keselamatan di stadion harus menjadi prioritas bersama.

Banyak Bonek mendukung penuh langkah tegas yang diambil manajemen Persebaya Surabaya. Komentar positif pun membanjiri akun Instagram resmi Persebaya Surabaya.

Salah satu Bonek memuji manajemen yang dinilai mampu membuat keputusan tepat dan bijak. Mereka berharap Persebaya terus berbenah dan siap bersaing di level Asia.

“Ah aku makin jatuh cinta ❤️ persebaya dengan manajemen ini sangat kapabel untuk zona asia ???? saatnya naik tingkat,,,, ! Nek gagal juara tahun ini semoga tahun depan semakin matang dan tembus asia ???????? WANI!,” ujar salah satu Bonek.

Ada pula yang mengingatkan pentingnya mendukung tim tanpa tindakan yang merugikan. Bonek menginginkan Persebaya Surabaya fokus meraih prestasi dan mencatat sejarah sebagai juara.

“Fokus kalimat seng capslock, ojo sampe mene onok seng ngomong, endi gk onk info endi gk onk woro2, iku wes onok capslockan + wes koordinasi karo polrestabes sisan. ???????? ????????,” ujar salah satu Bonek.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore