
Dedi Kusnandar (tengah) mengalami cedera patah tulang kaki. (Instagram/@dedikusnandar11)
JawaPos.com - Gelandang Persib Bandung, Dedi Kusnandar, menegaskan pentingnya menjaga konsistensi agar tim tetap berada di puncak klasemen BRI Liga 1 2024/2025. Ia mengingatkan rekan-rekannya untuk belajar dari pengalaman masa lalu, di mana Persib sempat berada di papan atas namun gagal mempertahankan performa hingga akhir musim.
Persib akan menghadapi Persebaya Surabaya dalam laga pekan ke-25 Liga 1. Dengan performa yang tengah menanjak, Maung Bandung berambisi mempertahankan tren positif mereka.
"Momentum ini harus dijaga. Kami harus belajar dari pengalaman sebelumnya, di mana kami beberapa kali berada di posisi seperti ini tetapi akhirnya tidak konsisten hingga akhir musim. Semoga tahun ini kami bisa memecahkan rekor dan mempertahankan posisi," ujar Dedi Kusnandar di Graha Persib, Kota Bandung.
Meski ingin segera kembali bermain, Dedi Kusnandar, yang akrab disapa Dado, menegaskan bahwa dirinya tidak ingin terburu-buru dalam proses pemulihan. Pemain bernomor punggung 11 ini ingin memastikan kondisinya benar-benar pulih sebelum kembali memperkuat Maung Bandung.
"Saya tentu ingin segera bermain, apalagi melihat situasi tim yang sedang bagus. Tapi saya harus menyesuaikan dengan proses pemulihan, jangan sampai terburu-buru dan malah membuat cedera saya semakin lama pulih. Lebih baik saya pastikan benar-benar siap sebelum kembali ke lapangan," katanya.
Setelah menjalani operasi akibat cedera patah kaki kanan, Dedi mengaku kondisinya semakin membaik. Ia pun sudah tidak lagi menggunakan tongkat sebagai alat bantu jalan.
"Alhamdulillah, progres pemulihan saya cukup baik. Mudah-mudahan sesuai dengan prediksi tim medis, atau bahkan bisa lebih cepat dari perkiraan," ungkapnya optimistis.
Dengan semangat tinggi, pemain asal Jatinangor, Sumedang ini berharap bisa segera kembali merumput dan membantu Persib mempertahankan posisi puncak klasemen Liga 1.
"Saya mohon doa dari semua pihak agar bisa segera kembali bermain dan memberikan kontribusi untuk Persib," pungkasnya.
Persib Bandung kini fokus menghadapi laga kontra Persebaya Surabaya yang akan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo pada Sabtu, 1 Maret 2025. Dukungan dan kekompakan tim akan menjadi kunci dalam mempertahankan dominasi di Liga 1 musim ini.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
