Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 25 Februari 2025 | 02.13 WIB

Persis Solo dan PSS Sleman Bertaruh Nyawa di Zona Degradasi Liga 1, Siapa yang Akan Menemani PSIM Musim Depan?

Skuad PSS Sleman terancam degradasi ke Liga 2 musim depan. (Dok. LIB) - Image

Skuad PSS Sleman terancam degradasi ke Liga 2 musim depan. (Dok. LIB)

JawaPos.com - PSIM Yogyakarta berhasil memastikan tiket promosi ke Liga 1 musim depan setelah tampil gemilang di Liga 2 Indonesia musim ini. Klub berjuluk Laskar Mataram itu menunjukkan dominasi mereka dengan permainan yang solid sepanjang musim. Mereka menutup kompetisi dengan kemenangan meyakinkan atas lawan-lawannya. Keberhasilan ini sekaligus menandai kembalinya PSIM ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia setelah bertahun-tahun berjuang di Liga 2.

Namun, di tengah euforia PSIM, dua rival mereka di Tanah Mataram, yakni Persis Solo dan PSS Sleman, justru berada dalam situasi genting. Kedua tim tersebut kini berada di zona degradasi Liga 1 dan harus bertarung habis-habisan untuk mempertahankan posisi mereka di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Persis Solo dan PSS Sleman dalam Bahaya

Persis Solo dan PSS Sleman mengalami musim yang penuh dengan inkonsistensi. Performa buruk di beberapa laga terakhir membuat mereka terjebak di papan bawah klasemen. Dengan hanya beberapa pertandingan tersisa, keduanya harus meraih kemenangan sebanyak mungkin untuk menghindari ancaman turun ke Liga 2.

Persis Solo menjalani musim yang berat setelah gagal tampil konsisten. Klub yang sebelumnya diperkuat pemain-pemain berkualitas seperti Ramadhan Sananta dan Moussa Sidibe ini kini harus berjuang keras untuk bertahan di Liga 1 musim depan. Buruknya lini pertahanan serta kesulitan mencetak gol menjadi masalah utama yang menghantui Laskar Sambernyawa.

Dengan hanya beberapa laga tersisa, tim asuhan Ong Kim Swee harus bisa meraih setidaknya tujuh kemenangan untuk tetap berada di Liga 1. Jika gagal, mereka harus rela kembali ke Liga 2 setelah hanya beberapa musim mencicipi persaingan di kasta tertinggi.

Sementara itu, PSS Sleman juga mengalami nasib serupa. Klub kebanggaan Slemania ini gagal tampil maksimal sepanjang musim dan terus terperosok di papan bawah. Sejumlah pergantian pelatih serta inkonsistensi dalam permainan membuat Super Elang Jawa kesulitan bersaing dengan tim-tim papan tengah dan atas.

Meski masih memiliki peluang bertahan, PSS Sleman harus mampu memenangkan laga-laga krusial di sisa musim ini. Jika mereka gagal memanfaatkan peluang tersebut, bukan tidak mungkin mereka harus turun ke Liga 2 dan menyaksikan rival mereka, PSIM, naik ke kasta tertinggi.

Siapa yang Akan Menemani PSIM di Liga 1?

Bagi Persis Solo dan PSS Sleman, sisa pertandingan musim ini akan menjadi pertarungan hidup dan mati. Kedua tim harus menemukan kembali performa terbaik mereka jika tidak ingin terdegradasi ke Liga 2.

Di sisi lain, PSIM Yogyakarta bisa merayakan keberhasilan mereka kembali ke Liga 1 setelah sekian lama absen. Dengan rival-rivalnya dalam kondisi genting, PSIM justru akan mempersiapkan diri menghadapi tantangan di kasta tertinggi musim depan.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore