
Muhammad Ferarri pamitan dari Persija Jakarta, mencari tantangan baru setelah 5 tahun bersama. (Haritsah Almudatsir/Jawa Pos)
JawaPos.com - Persija Jakarta bereaksi perihal promosinya Bhayangkara Presisi Indonesia FC dan kemungkinan pemainnya, Muhammad Ferarri hengkang ke klub milik Kepolisian Republik Indonesia (Polri) tersebut musin depan. Manajemen Macan Kemayoran tak menutup peluang tersebut.
Bhayangkara FC menjadi satu dari dua tim yang telah mengamankan slot untuk promosi ke Liga 1 Indonesia 2025/2026. The Guardians -julukan Bhayangkara- dipastikan kembali ke kasta tertinggi setelah menjadi juara grup Y fase championship round Liga 2 Indonesia 2024/2025.
Bhayangkara FC menempati posisi teratas dalam grup Y dengan sembilan angka. Perolehan poinnya sama seperti Persijap Jepara tapi unggul head to head.
Ilija Spasojevic dan kolega kini tinggal melakoni satu laga lagi, yakni final. PSIM Jogjakarta menjadi lawan yang akan dihadapi oleh Bhayangkara FC di final, sekaligus pertandingan krusial untuk memperebutkan gelar juara Liga 2 musim ini.
Keberhasilan Bhayangkara FC promosi ke Liga 1 membuat isu perihal penarikan pemain profesional yang berstatus polisi kembali mencuat. Kabar ini pernah beredar pada Liga 1 musim lalu, ketika The Guardians telah dipastikan terdegradasi.
Manajemen Bhayangkara FC saat itu menyebut para pemain yang berstatus polisi aktif akan ditarik untuk mengerek The Guardians kembali lagi ke Liga 1 dari Liga 2. Tapi rencana itu urung terwujud karena sejumlah nama beken termasuk Muhammad Ferarri, masih bertahan di Persija.
Lantas bagaimana dengan sikap Persija Jakarta terhadap masa depan Ferarri? Prapanca selaku Direktur Persija menyatakan bahwa sampai saat ini belum ada surat dari pihak Bhayangkara FC untuk Ferarri.
"Ya sebenarnya mereka belum kirim surat, tapi mungkin karena ini cerita kepolisian, mungkin dia ke sana kali," kata Prapanca ditemui di Jakarta, Kamis (20/2).
Persija, disebut Prapanca, tak menutup kemungkinan untuk mengikhlaskan Ferarri. Semua itu bisa saja terjadi sesuai dengan rekomendasi tim pelatih, khususnya Carlos Pena dan tim pemantau bakat klub.
"[Sejauh ini] pelatih belum kasih usulan [apakah harus stay], kan pelatih harus kasih usulan dulu atau pemandu bakat kasih usulan siapa saja yang harus bertahan, siapa saja dari EPA yang harus naik, siapa aja pemain asing yang harus dijual atau dibeli, itu belum," ucap Prapanca.
"Biasanya pelatih dan pemandu bakat menjanjikannya sebelum lebaran usulan itu sudah ada. Tapi ya bisa saja (melepas Ferarri) Kalau tiba-tiba dari pelatih tidak memasukkan namanya mau bagaimana, buat apa dipertahankan," jelasnya menambahkan
Tapi jika nama Ferarri masuk dalam proyeksi skuad Persija untuk musim depan, manajemen akan mencoba mempertahankan sang pemain. Persija bakal memberikan kontrak baru Ferarri yang habis pada Juni 2025.
"Kalau ada namanya baru lah kami ngobrol lah dengan Ferarri. (udah cari Pengganti?) kan saya bilang [tunggu] Maret. Jadi, timelinenya mereka (Coach Pena dan talent scouting) harus memberikan rekomendasi ke saya sebelum Lebaran. Berarti kan Maret, puasa," ucap Prapanca.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
