Toni Firmansyah, gelandang muda Persebaya yang kini menjadi andalan Timnas Indonesia U-20. (Instagram Toni Firmansyah)
JawaPos.com - Timnas Indonesia U-20 resmi tersingkir dari turnamen bergengsi Piala Asia Junior di Tiongkok. Tim asuhan Indra Sjafri ini hanya meraih sekali imbang dan dua kali kalah.
Namun, di balik penampilan Timnas Indonesia U-20, ada salah satu pemain yang menunjukkan progres dan berpotensi memiliki masa depan cerah sebagai pemain nasional. Ia adalah pemain Persebaya Surabaya, Toni Firmansyah.
Dalam tiga pertandingan yang dimainkan Timnas Indonesia U-20, Toni Firmansyah selalu menjadi pilihan utama Indra Sjafri untuk mengisi posisi gelandang. Performanya juga cukup meyakinkan dan tinggal menambah jam terbangnya agar menjadi gelandang andal di lapangan tengah.
Selama berlaga di Piala Asia U-20, ia mendapat rating yang cukup bagus. Mengutip dari Sofascore, Toni Firmansyah tampil meyakinkan saat menghadapi Iran U-20 dengan mendapat rating 7,1 atau yang tertinggi diantara para rekan setimnya.
Secara rinci, ia mencatatkan 40 sentuhan bola dengan akurasi passing sebesar 81 persen. Ia juga melepaskan satu long pass akurat, dan dua umpan kunci.
Selama 90 menit ia bermain, pemain asli binaan Persebaya ini melepaskan dua tendangan ke arah gawang. Ia juga memenangi tujuh duel di lapangan dan satu duel udara.
Sedangkan dalam aspek membantu pertahanan, ia melakukan dua clearance dan tiga tekel sukses serta hanya melakukan satu pelanggaran.
Kemudian saat menghadapi Uzbekistan U-20, meskipun hasil akhirnya Indonesia kalah 3-1, ia masih mendapat rating 6,7. Ia mencatatkan 48 sentuhan bola dengan akurasi passing sebesar 82 persen, dan melepaskan satu umpan kunci.
Selama 90 menit, ia juga melepaskan satu tendangan ke arah gawang, satu dribble sukses, serta memenangi tiga duel di lapangan, dan melakukan dua tekel sukses.
Dan, saat menghadapi Yaman di laga terakhir Grup C, ia juga bermain selama 90 menit. Namun hingga berita ini ditulis, pihak Sofascore belum merilis rating performa seluruh pemain kedua tim.
Dengan performanya di Piala Asia Junior tersebut, maka ia sudah cukup teruji bertanding di level pertandingan tensi tinggi. Kini saat kembali ke Persebaya, ia akan lebih matang untuk bersaing mendapatkan satu tempat utama di sektor tengah.
Hal ini tentu juga menjadi ujian tersendiri bagi para pemain senior di lapangan tengah Green Force seperti Gilson Costa, Mohammed Rashid, atau bahkan Francisco Rivera. Karena jika performa mereka menurun dan Toni Firmansyah tampil konsisten, maka bukan tidak mungkin pemain berusia 20 tahun itu bisa menyingkirkan salah satu dari mereka.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
