Interview Robbie Gaspar. (Dok. Robbie)
JawaPos.com - Mantan legiun asing Persib Bandung asal Australia, Robbie Gaspar menceritakan pengalamannya selama menjalani karir fantastis di Liga Indonesia. Pemilik nama lengkap Robert Mark Gaspar itu juga membagikan prediksinya jelang duel Australia vs Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Robbie yang saat ini menjadi Sports Diplomacy for Football kembali menceritakan asam garamnya saat diwawancarai Valentino Simanjuntak. Saat itu dirinya pertama kali berkiprah bersama Persita Tangerang pada pertengahan musim. Robbie berkarir bersama legenda timnas Indonesia Ilham Jaya Kesuma, dan pemain-pemain lain. Robbie memuji kualitas pemain Indonesia lebih baik dibanding karirnya di klub sebelumnya di Brunei dan Malaysia.
"Saya mengingat bahwa para pemain Indonesia sangat berbakat bila dibanding Brunei dan Malaysia. Saya terkejut lantaran pemain Indonesia juga sangat keras dalam bermain. Kami juga kesulitan untuk mendapat kemenangan bila bertandang ke kawan lawan. Kami mendapat target bahwa kita harus jadi juara, namun sayangnya gagal" beber Robbie Gaspar.
Robbie Gaspar hanya semusim bersama Persita Tangerang karena musim selanjutnya dirinya bergabung bersama Persiba Balikpapan. Namanya semakin dikenal saat itu bersama Beruang Madu, julukan Persiba Balikpapan. Solid dan kokoh di lini belakang membuat dirinya kemudian pindah ke Persema Malang tiga tahun berselang. Sayangnya, dualisme kompetisi dan kepengurusan PSSI saat itu jadi bagian kelam dari kiprah Robbie Gaspar dan akhirnya ia bergabung ke Persib Bandung.
"Saya sangat sedih dan kecewa juga dengan kondisi yang terjadi di Indonesia saat itu. Saya bergabung ke Persema Malang yang berkompetisi di liga illegal. Selain itu, saya juga mengalami penunggakan gaji 6 bulan di Persema. Itu yang membuat saya pindah ke Persib dan tentu saja banyak klub-klub di Indonesia mengalami kesulitan dalam membayar gaji para pemainnya." tutur Robbie Gaspar dengan pahit.
Pemilik nomor punggung 11 di Persib Bandung ini tak ketinggalan menceritakan perkiraannya saat ini untuk peluang Australia dan Indonesia dalam perjalanannya di Kualifikasi Piala Dunia. Gaspar menyebut bahwa kedua negara seharusnya bisa bersama-sama lolos ke Piala Dunia. Robbie juga berbagi seputar situasi di Australia selepas ditahan imbang oleh Indonesia 0-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Para pengamat di Australia kecewa dengan hasil tersebut.
"Semua pihak sedikit kecewa dengan hasil yang didapat oleh Socceroos ketika hanya bermain imbang. Indonesia sudah banyak berkembang dari pemain naturalisasi dan liganya berkembang. Pemain terbaik di laga itu, Maarten Paes, jadi pemain yang sangat baik di mistar gawang. Penyerang-penyerang Australia gagal memanfaatkan peluang di sepertiga lapangan sehingga kalau gagal mencetak gol, maka kita tidak bisa menang" tutur pria 44 tahun ini.
"Prediksi saya untuk pertandingan Australia melawan Indonesia akan dimenangkan oleh Australia dengan skor 2-1. Saya meminta maaf untuk prediksi ini" tutup Robbie Gaspar.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
