Coach Bojan Hodak Saat mengawasi anak asuhnya di Persib Bandung sebelum menghadapi PSM Makassar di Liga 1 (Dok. Persib Bandung)
JawaPos.com- Saat ini, Bobotoh mungkin mengakui bahwa Bojan Hodak merupakan salah satu pelatih terbaik yang pernah dimiliki Persib Bandung.
Bagaimana tidak Hodak telah membawa Persib menjuarai Liga 1 2023/2024 musim lalu. Saat ini anak asuhnya masih memiliki kesempatan untuk back to back champion Liga 1 2024/2025 musim ini.
Musim ini saja Bojan Hodak berhasil memberikan konsistensi kemenangan kepada anak asuhnya. Persib musim ini hanya kalah satu kali melawan Dewa United pada, Jumat (17/1) lalu.
Namun hal tersebut tidak bisa dilepaskan dari peran dan kontribusi dua pelatih terdahulu sebelum Hodak memimpin Persib. Yakni Robert Rene Albert dan Luis Milla.
Melansir dari Instagram @jadwal.maung.bandung, peran manajemen maung Bandung benar-benar terlihat saat memilih ketiga sosok tersebut untuk melatih Persib.
Bahkan bisa dikatakan pemilihan Robert Rene Albert, kemudian ke Luis Milla sampai Bojan Hodak merupakan keputusan yang matang dan sudah direncanakan oleh Manajemen Persib Bandung.
“Jika ditarik garis tengah, semua seperti berhubungan dan sudah direncanakan. Ada peran besar manajemen Persib yang mungkin kita tidak ketahui. Ini sebenarnya memang tugas seorang Dirtek di sebuah tim yang melakukan perekrutan pelatih disesuaikan dengan filosofi timnya,” tulis Instagram @jadwal.maung.bandung, Minggu (2/2).
Bisa dikatakan pada era ke pelatihan Robert Rene Albert yang bermain dengan formasi (4-4-2). Persib dibangun dan disetting untuk bermain dengan gaya main yang cenderung pragmatis.
Lain lagi pada Era Luis Milla yang bermain dengan formasi (3-4-3). Pelatih asal Spanyol itu mengubah gaya permainan tim yang dibangun oleh pelatih sebelumnya menjadi permainan yang lebih cepat dengan mengandalkan ball possesion.
Terbaru pada era Bojan Hodak saat ini yang bermain dengan formasi (4-2-3-1 atau 4-4-3). Persib lebih diarahkan dengan gaya yang permainan adaptif, menyesuaikan dengan pemain yang ada pada saat itu atau tergantung seperti apa tim yang dihadapi.
Terkadang bisa bermain dengan pragmatis ala Robert Rene Albert, atau bisa juga bermain menyerang dengan ball possesion ala Luis Milla.
Setidaknya ada tiga strategi manajemen Persib Bandung untuk untuk membangun timnya. Sampai menjadi salah satu tim kuat di Indonesia saat ini.
Pertama, mengontrak pemain dengan jangka panjang minimal 2 tahun. Kedua, tambal sulam pemain sewajarnya atas kebutuhan pelatih. Ketiga, mengontrak pelatih baru selepas ditinggal mundur Luis Milla dengan pelatih yang dibutuhkan menyesuaikan dengan materi pemain-pemain yang sudah ada dan dibangun oleh pelatih-pelatih sebelumnya.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
