
Gilbert Agius. (Instagram/@gilbert7agius)
JawaPos.com-Tim-tim papan bawah Liga 1 musim 2024-2025 sedang saling sikut untuk bisa terhindar dari jerat degradasi. Sayang, dalam situasi persaingan ketat itu, PSIS Semarang yang berada di urutan ke-13 klasemen sementara justru sedang berada dalam tren buruk. Tim berjuluk Laskar Mahesa Jenar itu belum pernah menang dalam enam pertandingan beruntun.
Rinciannya, Laskar Mahesa Jenar kalah oleh PSS Sleman (1-2), Malut United (1-3), Persita Tangerang (1-2), Persis Solo (1-2), dan PSBS Biak (1-3). Kemudian, bermain imbang 0-0 saat berhadapan dengan Barito Putera.
Pelatih PSIS Gilbert Agius menyadari bahwa situasi ini sangat tidak bagus untuk tim. Jika terus begini, PSIS bisa saja masuk ke zona degradasi.
Nah, supaya mimpi buruk itu tidak terjadi, Agius bertekad untuk mengakhiri tren minus pada pekan ke-21 Liga 1 musim 2024-2025. Tepatnya saat Laskar Mahesa Jenar menjamu Dewa United di Stadion Jatidiri, Semarang, Jawa Tengah, malam ini (siaran langsung Indosiar pukul 19.00 WIB).
Namun, bagi Agius, mencuri tiga poin atas Dewa United jelas tidak semudah membalikkan telapak tangan. Sebab, Dewa United sedang berada dalam grafik hasil yang sangat bagus. Mereka selalu menang dalam tiga pertandingan terakhir. Dan, hebatnya, mereka mengalahkan tim-tim kuat. Yaitu, menang atas PSM Makassar (3-2), Persib Bandung (2-0), dan Arema FC (2-0).
Agius mengakui kehebatan Dewa United musim ini. Menurut dia, Dewa United adalah tim yang bagus. "Mereka tidak hanya bermain bagus dalam pertandingan terakhir melawan PSM Makassar. Tapi juga semua laga," ujar pelatih asal Malta itu kemarin. Agius juga meminta para pemainnya untuk mewaspadai semua pemain Dewa United. Termasuk Taisei Marukawa. "Walaupun tidak mencetak gol, dia bisa menciptakan peluang yang bagus. Jadi, besok (hari ini, Red) akan menjadi pertandingan yang berat bagi kami," tegasnya.
Di sisi lain, Jan Olde Riekerink, pelatih Dewa United, menilai pertandingan hari ini melawan PSIS akan terasa sangat menarik. Kedua tim bertanding dengan misi yang sama. PSIS butuh kemenangan untuk menjauh dari zona degradasi. Sedangkan Dewa United membutuhkan kemenangan untuk terus merangsek ke papan atas.
"Jadi, saya merasa pertandingan besok (hari ini, Red) akan berjalan ketat. Saya sudah tidak sabar untuk menghadapi mereka. Persiapan kami sangat baik," ucap pelatih asal Belanda tersebut.
Perkiraan pemain:
PSIS Semarang (5-4-1): 30-Adi Satryo (PG); 4-Ruxi, 5-Joao Vitor, 6-Lucas Barreto, 14-R. Ardiansyah, 3-Haykal Alhafiz; 19-Alfeandra Dewangga, 21-B. Diarra, 68-T. Setiawan, 29-Septian David (C); 11-S. Abdallah.
Pelatih: Gilbert Agius
Dewa United (4-2-3-1): 92-Sonny Stevens (PG); 56-Alfriyanto Nico, 24-Angelo Meneses, 14-Brian Fatari, 37-Alta Ballah; 8-Jaja, 19-Ricky Kambuaya; 10-Egy Maulana Vikri, 9-Alexis Messidoro, 11-Marukawa; 39-Alex Martins (c).
Pelatih: Jan Olde Riekerink
Live: Indosiar
Venue: Stadion Jatidiri
Kickoff: 19.00 WIB. (*)

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
