Matias Mier jadi mimpi buruk Paul Munster usai hattricknya ke gawang Persebaya Surabaya. (Media Barito Putera)
JawaPos.com — Barito Putera mendadak menjadi sorotan di Liga 1 setelah kedatangan Matias Mier. Pemain asal Uruguay ini sukses membawa perubahan signifikan dalam produktivitas serangan tim.
Sebelum kehadiran Mier, Barito Putera mengalami masalah besar dalam urusan mencetak gol. Tim hanya mampu mencatatkan rata-rata 0,82 gol per pertandingan, angka yang jelas memprihatinkan.
Namun, situasi berubah drastis sejak Mier bergabung. Dalam tiga pertandingan terakhir, Barito Putera mencatatkan rata-rata tiga gol per pertandingan, sebuah peningkatan luar biasa.
Tak hanya soal jumlah gol, efektivitas serangan Barito pun melonjak tajam. Sebelum kedatangan Mier, rata-rata peluang yang diciptakan hanya 6,58 per laga.
Kini, dengan Mier sebagai motor serangan, Barito mampu menghasilkan 8,3 peluang per pertandingan. Perubahan ini menunjukkan betapa besarnya dampak yang diberikan gelandang serang berusia 34 tahun itu.
Akurasi tembakan tim juga mengalami peningkatan signifikan. Dari sebelumnya hanya 3,4 tembakan tepat sasaran per laga, kini angka itu naik menjadi 7,6.
Bahkan, total tembakan Barito meningkat dari 11,3 menjadi 12,3 per pertandingan. Statistik ini membuktikan Mier mampu menjadi katalis bagi kreativitas serangan tim.
Mier tak hanya piawai mencetak gol, tetapi juga menciptakan peluang bagi rekan-rekannya. Kombinasi antara kemampuan teknis dan visi bermainnya membuat Barito semakin sulit dihentikan.
Puncak performa Mier terlihat saat Barito Putera melibas Persebaya Surabaya dengan skor telak 3-0. Laga tersebut digelar pada Sabtu, 25 Januari 2025, di mana Mier mencetak hattrick gemilang.
Gol pertama Mier tercipta pada menit ke-8 melalui tembakan keras yang tak mampu dibendung Ernando Ari. Gol ini langsung mengubah dinamika pertandingan, membuat Barito tampil percaya diri.
Mier kembali unjuk gigi dengan mencetak gol keduanya pada menit ke-23. Memanfaatkan umpan matang Lucas Morelato, ia sukses memperdaya Ernando untuk kedua kalinya.
Persebaya Surabaya mencoba bangkit dan mengejar ketertinggalan sepanjang sisa babak pertama. Namun, rapatnya pertahanan Barito membuat skor 2-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Persebaya Surabaya menerapkan permainan yang lebih agresif. Sayangnya, serangan demi serangan mereka selalu menemui jalan buntu.
Sebaliknya, Barito mampu memanfaatkan celah di lini belakang Persebaya Surabaya. Pada masa injury time, Mier melengkapi hattrick-nya melalui sundulan akurat yang memanfaatkan umpan rekannya.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
