Stadion Sultan Agung yang akan menjadi venue PSS Sleman vs Semen Padang. (Ariq Fajar Hidayat/JawaPos.com)
JawaPos.com - Laga lanjutan Liga 1 antara PSS Sleman vs Semen Padang di Stadion Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta, pada Minggu (26/1) mendatang dipastikan berlangsung tanpa penonton. Padahal, venue pertandingan hanya berjarak sekitar 20 km dari Stadion Maguwoharjo yang merupakan markas Super Elja.
Manajer Event PSS Sleman, Rangga Rudwino menyebut manajemen maupun panpel PSS sudah berupaya melobi dengan berbagai pihak agar pertandingan dapat dilangsungkan dengan suporter. Namun, pendekatan tersebut berakhir dengan jalan buntu.
"Kami dari Manajemen dan Panpel sudah berkomunikasi dengan pihak keamanan dan juga Pemerintah Kabupaten Bantul. Hasilnya sungguh sangat kami sayangkan PSS belum bisa menyelenggarakan pertandingan dengan penonton di Stadion Sultan Agung," ujar Rangga melalui rilis resmi PSS, Rabu (22/1).
Sebelumnya sempat beredar kabar bahwa terdapat izin dengan penonton terbatas sejumlah 200 orang. Panpel PSS kemudian menyebut bahwa jumlah 200 orang tersebut bukanlah penonton umum, melainkan hanya untuk tamu undangan khusus.
Seperti diketahui, tim berjuluk Super Elang Jawa ini harus mencari kandang baru sebab Stadion Manahan digunakan Persis Solo di saat bersamaan, dan renovasi Stadion Maguwoharjo yang belum kunjung selesai.
PSS juga sempat melirik Stadion Moch Soebroto di Magelang sebagai opsi kandang. Namun, stadion tersebut juga akan digunakan klub lokal, PPSM Magelang dalam kompetisi Liga 4 di hari yang sama.
Sementara itu, Ketua Panpel PSS, Yuyud Pujiarto mengimbau suporter Brigata Curva Sud dan Sleman Fans agar mematuhi aturan yang berlaku. Ia meminta agar para suporter mendukung tim dari rumah.
"Kami mengimbau untuk PSS fans bisa menghormati keputusan yang sudah diambil oleh berbagai pihak. Tentu tidak mudah namun kali ini ada baiknya kita tetap menjalankan hal tersebut dan mendukung PSS dari rumah," ucapnya.
"Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Bantul yang sudah memberikan tempat bertanding untuk PSS. Walaupun dengan berat hati keputusan tanpa penonton dan kami menghargai dan menghormati keputusan tersebut," sambungnya.
Sepanjang Liga 1 musim 2024/2025, PSS belum merasakan dukungan maksimal akibat selalu berkandang di luar Kabupaten Sleman. Yuyud pun berharap agar renovasi Stadion Maguwoharjo yang sudah berlangsung sejak 2023 lalu segera rampung.
"Kita juga bersama berharap agar Stadion Maguwoharjo bisa segera rampung. Karena jelas kita semua juga merindukan untuk bisa kembali bermain di rumah kita tercinta dan mendukung PSS kembali berlaga," pungkasnya.
PSS Sleman.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
