
Penyerang Persib, David da Silva menjadi pemain pertama yang mencetak 100 gol selama berkarir di Liga 1. (LIB)
JawaPos.com - David da Silva merupakan salah satu pesepak bola asal Brasil yang sukses berkarir di Indonesia. Bermain selama sekitar enam tahun di Tanah Air, ia sukses menjadi penyerang tersubur di Liga 1 setelah menembus 100 gol. Namun, segala kesuksesan David da Silva tersebut tentu tidak ia dapat secara instan. Ia meraih kejayaan sebagai pesepak bola berkat kerja keras dan dukungan keluarga.
Lahir dan besar di kota Guarulhos, Brasil, David da Silva muda suka bermain sepak bola di jalanan. Namun, sang ayah tak suka ia bermain si kulit bundar karena ia ingin David harus rela ikut bekerja untuk membantu keuangan keluarganya.
"Jadi saya bekerja di supermarket pada pagi hari menyiapkan apa saja yang akan dijual di situ, lalu setelah itu saya langsung sekolah," kenang pemain yang akrab disapa DDS itu.
Setelah ayah meninggal saat David berusia sekitar 17 tahun, ia pun ikut dalam sebuah klub sepak bola. Dan dari situlah ia kemudian mantap memilih menjadi pemain. Ia pun juga mendapat dukungan dari ayah tirinya.
"Saya mendapat sosok pengganti ayah dalam diri ayah tiri saya. Suatu waktu ia melihat saya bertanding saat saya bermain untuk sebuah klub lokal. Tim saya itu berhasil meraih juara. Lalu ayah tiri menawari saya 'kenapa kamu tidak menjadi pemain profesional saja?' Saya pun senang ia turut mendukung saya dan sejak itu saya memutuskan menjadi pemain profesional," imbuhnya.
Namun, setelah menjadi pemain, DDS bukannya malah enak-enakan, tetapi malah lebih keras dalam berusaha.
"Oke saya menjadi pemain profesional, tetapi saya juga harus tetap bekerja di swalayan, dan ayah tiri saya mengijinkan. Jadi saya harus bekerja di swalayan pada pagi, lalu bersekolah, kemudian bermain sepak bola di klub," kisahnya lagi sambil menambahkan bahwa ia sampai rela hanya tidur tiga jam setiap hari kala itu.
Ia kemudian bercerita mulai bermain di klub-klub profesional, dan saat bermain di salah satu klub Qatar, ia mengalami cedera hamstring selama tiga bulan.
Mau tidak mau, DDS kembali ke Brazil untuk pemulihan dan saat sempat tanpa klub, ada tiga opsi tawaran, yaitu dari Bhayangkara FC, klub lain dan salah satu klub Serie A Brasil.
"Saya harus menentukan pilihan dan ketika berdiskusi dengan istri, kami pun sepakat mengundinya, dengan menulis nama klubnya di tiga kertas, mengacaknya, dan apapun nama klub yang keluar dari undian itu, ya itulah yang kami ambil, karena menurut kami, dengan cara itu ada campur tangan Tuhan. Ternyata yang keluar adalah Bhayangkara FC, dan kami pun pindah ke Indonesia," tuturnya.
Para penggemar sepak bola tanah air mungkin lebih mengenal DDS hanya pernah bermain untuk Persebaya dan Persib. Padahal ia sempat dikontrak Bhayangkara FC sebelum ke Persebaya. Namun, saat sudah diperkenalkan sebagai pemain Bhayangkara FC pada awal 2018, diduga terjadi suatu dinamika yang akhirnya ia hanya bermain di laga pra musim sebelum Liga 1 musim 2018 dimulai.
Maka dari itu, ia tidak pernah dianggap secara resmi sebagai pemain Bhayangkara FC karena ia memang belum bermain sekalipun di laga resmi, dalam hal ini Liga 1. Persebaya akhirnya mengontrak DDS pada Maret 2018.
"Da Silva adalah striker yang hampir memiliki segalanya. Selain memiliki skill tinggi juga punya kecepatan. Dia termasuk pemain yang cerdas dan bisa bermain secara tim. Karakter dan ciri khas Persebaya yang mengutamakan kolektivitas akan sangat cocok dengan gaya permainannya," kata Pelatih Persebaya kala itu, Angel Alfredo Vera seperti dikutip dari Antara.
Pemain berkepala plontos itupun sukses besar di Persebaya. Mengutip dari Transfermarkt, bermain dalam 43 laga selama dua periode di Green Force yaitu musim 2017/2018 dan 2018/2019, ia mencetak 39 gol. David pun mengaku Persebaya sebagai klub yang memiliki kesan mendalam dalam bagian hidupnya, karena klub kebanggaan Surabaya itulah yang memberi kesempatan ia bermain di liga kasta tertinggi Tanah Air.
"Persebaya adalah tim pertama yang mau menerima saya bermain di (liga) Indonesia. Dan saya sangat menghormati Bonek, apalagi Bonek juga membuatkan lagu (chant) khusus untuk saya," ungkapnya.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Link Live Streaming PSG vs Arsenal Malam Ini Final Liga Champions, Siaran Langsung Jam Berapa dan Tayang di TV Mana?
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
Bicara Kartu Merah: Arema FC Paling Brutal, Semua Perlu Belajar dari Borneo FC!
Berikut 3 Bek yang Dirumorkan Merapat ke Persebaya Surabaya! Ada Yusuf Meilana Hingga Bek Tengah Brasil
Prediksi Final Liga Champions 2026: PSG vs Arsenal, Les Parisiens Diunggulkan, The Gunners Butuh Keajaiban
Persib Bandung Ungkap Penyebab Masuk Daftar Banned FIFA, Bukan Tunggakan Gaji!
