Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 12 Januari 2025 | 17.46 WIB

Gilson Costa Tampil Flop saat Kalah dari PSS Sleman, Catakan 0 Tekel, Bonek Desak Paul Munster Lakukan Evaluasi jika Persebaya Ingin Juara Liga 1

Nasib apes Gilson Costa di Persebaya Surabaya, kembali jadi sorotan usai digasak PSS Sleman. (Instagram @gilsonc45) - Image

Nasib apes Gilson Costa di Persebaya Surabaya, kembali jadi sorotan usai digasak PSS Sleman. (Instagram @gilsonc45)

JawaPos.com — Kekalahan Persebaya Surabaya dari PSS Sleman pada Sabtu (11/1/2025) memicu reaksi keras dari para pendukung setia Green Force, Bonek. Dalam laga yang berlangsung di Stadion Manahan, Solo, Persebaya Surabaya dipaksa menyerah dengan skor telak 1-3.

Tiga gol kemenangan PSS Sleman dicetak oleh Gustavo Tocantins, Cleberson Martins, dan Nicolao Cardoso. Sementara Persebaya Surabaya hanya mampu mencetak gol hiburan lewat penalti Bruno Moreira pada babak kedua.

Kekalahan ini tak hanya berdampak pada posisi Persebaya Surabaya di klasemen sementara Liga 1 Indonesia 2024/2025. Green Force kini tertahan di posisi kedua dengan 37 poin, terpaut tiga angka dari Persib Bandung yang kokoh di puncak.

Selain hasil buruk, performa beberapa pemain Persebaya Surabaya juga menjadi sorotan tajam. Salah satu pemain yang mendapat kritik keras adalah gelandang bertahan asal Portugal, Gilson Costa.

Gilson Costa dianggap gagal memberikan kontribusi maksimal dalam pertandingan tersebut. Statistiknya menunjukkan permainan yang kurang impresif, meski akurasi umpannya mencapai 100 persen.

Dalam laga itu, Gilson hanya mencatatkan 39 sentuhan bola dan 29 operan sukses. Namun, ia gagal memenangkan duel penting dengan hanya 3 kemenangan dari 10 duel darat. Namun 0 aksi tekel, intersep, clearances, dan blocked shot jadi salah satu satu kelemahan Gilson di laga tersebut.

Kritik terhadap Gilson Costa terlihat jelas di media sosial resmi Persebaya Surabaya. Banyak komentar bernada sinis yang menyerukan agar pemain Portugal tersebut segera didepak dari skuad Green Force.

“Gilson ikiiii ancen mbokne anton kok,” tulis salah satu netizen dengan nada sindiran. Komentar-komentar lain bahkan lebih tajam, seperti “#gilsonout” yang ramai digaungkan di kolom komentar.

Desakan untuk mengevaluasi Gilson Costa semakin menguat setelah beberapa momen krusial di laga melawan PSS Sleman. Salah satu yang menjadi sorotan adalah minimnya kontribusi Gilson dalam memotong serangan lawan.

Meski mendominasi penguasaan bola hingga 70 persen, Persebaya Surabaya terlihat kesulitan mengembangkan permainan. Lini tengah mereka gagal mengimbangi agresivitas pemain PSS Sleman yang memanfaatkan serangan balik cepat.

Gol pertama PSS Sleman lahir di menit ke-4 melalui Gustavo Tocantins yang memanfaatkan assist Abduh Lestaluhu. Lini pertahanan Persebaya Surabaya tampak tidak siap mengantisipasi serangan cepat tuan rumah.

Gol kedua terjadi di menit ke-17 melalui sundulan Cleberson Martins. Pemain PSS Sleman itu memanfaatkan tendangan bebas akurat dari Betinho tanpa perlawanan berarti.

Pada babak pertama, Persebaya Surabaya sempat mencetak gol melalui Bruno Moreira. Namun, gol tersebut dianulir oleh wasit setelah meninjau VAR karena adanya pelanggaran sebelumnya.

Tambahan waktu tujuh menit di babak pertama justru menjadi mimpi buruk bagi Persebaya Surabaya. Nicolao Cardoso mencetak gol ketiga PSS Sleman melalui sepakan terarah di sisi kiri gawang Ernando Ari.

Memasuki babak kedua, Paul Munster mencoba melakukan perubahan dengan memasukkan Dejan Tumbas dan Alfan Suaib. Kehadiran Dejan sempat memberi harapan setelah ia mencetak gol, namun kembali dianulir karena offside.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore