Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 5 Januari 2025 | 20.08 WIB

5 Fakta Menarik Juventus vs AC Milan dan Derby della Madonnina di Final Supercoppa Italia

Ruben Loftus Cheek (AC Milan) berhadapan dengan Mkhitaryan dan Bastoni (Inter Milan) dalam pertandingan Derby Della Madonnina pada September 2023./.acmilan.com - Image

Ruben Loftus Cheek (AC Milan) berhadapan dengan Mkhitaryan dan Bastoni (Inter Milan) dalam pertandingan Derby Della Madonnina pada September 2023./.acmilan.com

JawaPos.com - Semifinal Supercoppa Italia antara Juventus vs AC Milan akhirnya dimenangkan I Rossoneri. Mereka unggul 2-1 dan berhak lolos ke final. AC Milan tertinggal lebih dulu pada babak pertama lewat gol Kenan Yildiz. Pada babak kedua mereka bangkit dan memastikan kemenangan melalui Christian Pulisic serta gol bunuh Federico Gatti.

Laga Juventus vs AC Milan berlangsung menarik. Apalagi untuk pertama kalinya tercipta tiga gol dalam lima pertemuan terakhir kedua tim. Sukses menembus final, Milan sudah ditunggu rival sekotanya, Inter Milan. Ya, final Supercoppa Italia kali ini kembali menghadirkan Derby della Madonnina.

Tak heran, muncul beberapa fakta menarik Juventus vs AC Milan, termasuk Derby della Madonnina yang tersaji di final. Berikut lima di antaranya:

1. Kesempurnaan Christian Pulisic dari Titik Putih

Christian Pulisic baru sembuh dari cedera, tapi ia langsung diandalkan Sergio Conceicao di semifinal Supercoppa. Kepercayaan pelatih dibayar tuntas sang pemain.

Ia mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-71 lewat titik putih. Sukses mengeksekusi bola, Pulisic punya torehan sempurna.

Sepanjang karier sepak bolanya, baik untuk klub maupun tim nasional, Christian Pulisic telah mengeksekusi 11 penalti. Semuanya berhasil dikonversi jadi gol.

2. Yildiz Debut Impian di Tiap Kompetisi

Betapa beruntungnya Juventus punya Kenan Yildiz. Ia adalah sosok pembeda kala Dusan Vlahovic kesulitan mencetak gol.

Dinihari tadi Yildiz kembali membuktikan bahwa Juventus tidak salah memboyongnya dari Bayern Munich. Memang, satu golnya tidak berbuah kemenangan.

Setidaknya ia sukses membubuhkan tinta emas dalam karier. Supercoppa Italia merupakan turnamen debut untuknya.

Ia tercatat selalu mencetak gol pada pertandingan pertama di semua kompetisi. Sebelumnya ia mencetak gol dalam debutnya di Serie A, Liga Champions, Coppa Italia, dan timnas Turki.

3. Kenan Yildiz Termuda Kedua

Bukan hanya satu rekor yang dibukukan Kenan Yildiz. Ada dua catatan yang membuat namanya semakin bersinar.

Gol yang dicetak dinihari tadi lahir saat umurnya baru 19 tahun dan 244 hari. Artinya, dia pemain termuda kedua yang mencetak gol dalam sejarah Supercoppa.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore