
Evan Dimas resmi berpisah dengan Persik Kediri. (Instagram @evhandimas)
JawaPos.com - Persik Kediri, tim Liga 1 asal Jawa Timur resmi melepas mantan punggawa Tim Nasional, Evan Dimas Darmono, pada hari Rabu (1/1).
Bersama Persik Kediri, Evan Dimas Darmono hanya berhasil mencatatkan sedikit menit bermain. Tercatat hanya 23 menit bermain selama paruh musim musim 2024/2025. Hal ini jauh dari ekspektasi yang diberikan oleh tim kepelatihan Persik Kediri.
Sampai berita ini diturunkan, Evan Dimas Darmono masih belum memiliki klub lain yang akan dibela, di paruh kedua musim 2024/2025 BRI Liga 1.
Evan Dimas mempunyai catatan mentereng di kancah Liga Indonesia sejak tahun 2014 lalu. Evan memulai karir profesionalitasnya bersama Bhayangkara FC selama 3 tahun sampai tahun 2017.
Evan Dimas juga sempat menjajaki karir di luar negeri, lebih tepatnya di negara tetangga, yaitu Malaysia bersama Selangor FC.
Namun karirnya di dunia sepak bola luar tidak begitu mentereng, sehingga ia memutuskan kembali ke tanah air dan bergabung dengan “Laskar Antasari” Barito Putera. Bersama Barito Putera, Evan Dimas kembali unjuk gigi dengan mencatatkan 20 penampilan.
Hal yang menarik adalah karir Evan Dimas dimulai dengan sebuah prestasi mentereng yang menjadi sejarah bagi dunia sepak bola Indonesia. Kala itu Evan Dimas berhasil mengalahkan tim nasional Korea Selatan dengan skor 3-2 di Gelora Bung Karno.
Tim Nasional Indonesia U-19 kala itu menjadi pemenang di laga pamugkas Grup G, Kualifikasi Piala Asia 2014. Banyak pemain U-19 saat itu yang digadang-gadang akan bersinar saat menjadi senior, termasuk Evan Dimas.
Dalam laga yang dimainkan di Gelora Bung Karno tersebut, terdapat satu nama yang kemudian menjadi sorotan berbagai media tanah air, yaitu Hwang Hee Chan. Dikutip dari The Guardian, Hwang Hee Chan memiliki sebutan “the Bull”.
Dikutip dari theguardian.com, Ji-Sung Park, legenda Korea Selatan yang sempat bermain bersama Manchester United juga memberikan keyakinan kepada Hwang Hee Chan, bahwa memang jika berkarir di eropa akan terasa kesendiriannya tapi akan ada bantuan dari lingkungan sekitarnya.
“Reaksi dari fans dan dukungan mereka akan menambah energimu. Kamu harus berpikir: Saya harus bertahan disini, saya harus membuat mereka senang karena mereka telah membuat saya bersyukur dengan kehadiran mereka,” ucap Park, kepada The Guardian.
Sejak berkarir di RB Salzburg, dilansir dari Whoscored.com, sampai saat ini Hwang Hee Chan mengoleksi 34 gol. Musim terbaiknya adalah di musim 2023/2024 bersama Wolverhampton di Liga Inggris, dengan torehan 12 gol dan 3 assists.
Karir Evan Dimas dan Hwang Hee Chan saat ini dianggap bagai langit dan bumi oleh netizen ketika adanya pengumuman pemutusan kontrak dari Persik Kediri.
“sayang banget.. di saat hwang hee chan yang pada masa u-19 nya di bawah EDD, sekarang EDD habis, hwang lagi prime nya. Sepakbola kita kalau gak salah olah pembinaan junior & kompetisi lokalnya, bisa ngalahin korea,” ucap akun @yang_bener_lu, di sosial media X.
Redupnya karir Evan Dimas juga disinyalir akibat gaya hidup dan level fitness setelah cedera yang tidak dijaga serta dibentuk untuk menjadi lebih ideal sebagai seorang atlet profesional dalam sepak bola.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
