Carlos Eduardo saat mendapatkan perawatan medis usai mengalami benturan dengan pemain Bali United. (Instagram @persija)
JawaPos.com - Insiden mengkhawatirkan dialami kiper Carlos Eduardo dalam duel Bali United FC vs Persija Jakarta. Penjaga gawang asal Brasil itu sempat berbenturan keras dan mendapat perawatan intensif dari tim medis karena nyaris pingsan.
Persija Jakarta pulang dari Pulau Dewata dengan tangan hampa. Macan Kemayoran - julukan Persija - menelan kekalahan 3-1 dari tuan rumah Bali United FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali pada Minggu (15/12) malam.
Macan Kemayoran sebenarnya sempat unggul lebih dulu dalam laga tersebut. Itu setelah Gustavo Almeida sukses mencatatkan namanya di papan skor lewat tendangan keras pada menit ke-18.
Terciptanya gol Gustavo itu bermula dari aksi Ryo Matsumura di sisi kiri penyerangan. Pemain asal Jepang itu memberikan bola kepada Witan Sulaeman, yang kemudian dilanjutkan dengan operan langsung untuk Gustavo dan langsung mengkonversi jadi gol.
Namun, Bali United FC berhasil bangkit dan membalikkan keadaan. Serdadu Tridatu langsung menyamakan kedudukan delapan menit kemudian lewat sundulan Everton Nascimento pada menit ke-31.
Kemudian menjelang jeda antarbabak, Bali United FC mampu mencetak gol lagi untuk berbalik unggul. Kali ini giliran Rahmat Arjuna yang mencatatkan namanya di papan skor, setelah melepaskan tembakan melengkung ke arah pojok kanan atas.
Nah, dalam proses gol tersebut, ada satu insiden tak terduga. Carlos Eduardo yang berniat melakukan penyelamatan tembakan Rahmat Arjuna justru mengalami benturan.
Badan Eduardo tidak langsung terjatuh ke permukaan lapangan saat mencoba menyelamatkan tendangan Rahmat Arjuna. Badannya sempat terkena bagian paha Privat Mbarga, pemain Bali United, terlebih dahulu sebelum jatuh ke tanah.
Akibat kejadian itu, tim medis sempat memberikan perawatan kepada Carlos Eduardo beberapa menit. Tapi, dia kemudian bangkit dan melanjutkan pertandingan meski kondisinya sudah tak fit.
Menariknya saat kondisinya tak baik, Eduardo sempat melakukan satu penyelamatan krusial. Dia menggagalkan peluang Privat Mbarga saat injury time, di mana mereka sudah berhadapan satu lawan satu.
Namun, itu jadi penyelamatan dan aksi terakhir Eduardo di lapangan. Dia langsung dapat perawatan kembali dan wasit meniup peluit tanda jeda antarbabak. Komentator pertandingan sempat menyebutkan bahwa Eduardo sampai dalam kondisi nyaris pingsan akibat tubrukan tersebut.
Pelatih Persija Jakarta, Carlos Pena, pun langsung melakukan pergantian penjaga gawang. Carlos Eduardo ditarik keluar dan digantikan oleh Andritany Ardhiyasa untuk menjaga gawang Macan Kemayoran di babak kedua.
Persija pun kemudian memberikan perkembangan terkait Eduardo. Apalagi, terlihat sang kiper mendapatkan perawatan hingga dipakaikan selang infus. Tampak jelas tatapan Carlos Eduardo kosong saat coba diberi dukungan oleh Pedro Dias.
Pertandingan sendiri berakhir dengan skor 3-1 untuk Bali United FC. Gawang Persija yang dikawal Andritany pada babak kedua, kebobolan satu gol lagi setelah Muhammad Rachmat menyarangkan bola pada menit ke-70.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
