Jordy Wehrmann dikabarkan tinggal selangkah lagi memperkuat Persebaya Surabaya musim depan. (Instagram @jordywehrmann)
JawaPos.com — Jordy Wehrmann, gelandang bertahan berbakat yang kini tengah bermain di Liga Swiss, menjadi sorotan baru bagi pencinta sepak bola Tanah Air. Pemain berusia 25 tahun ini telah menyatakan kesiapannya untuk dinaturalisasi demi membela Timnas Indonesia di kancah internasional.
Dengan tinggi badan 180 cm dan pengalaman bermain lebih dari 14 ribu menit di level klub, Jordy Wehrmann hadir sebagai prospek menarik. Lini tengah Timnas Indonesia yang kerap menjadi perhatian kini mendapatkan angin segar dengan kehadiran pemain keturunan ini.
Jordy lahir di Den Haag, Belanda, pada 25 Maret 1999, dari darah campuran Belanda-Indonesia. Sang ibu yang berdarah Indonesia menjadi alasan kuat baginya untuk menerima tawaran bergabung dengan skuad Garuda.
Wehrmann memulai karier sepak bolanya di akademi Feyenoord, salah satu klub top Eredivisie Belanda. Kariernya di Feyenoord terbilang sukses di tingkat junior sebelum akhirnya menembus tim utama pada 2020.
Meski tidak selalu menjadi pilihan utama, Wehrmann mendapatkan pengalaman berharga di Feyenoord. Ia bahkan sempat dipinjamkan ke klub lain guna memperbanyak menit bermain dan memperkaya jam terbangnya.
Saat ini, Wehrmann bermain untuk FC Luzern, klub Liga Swiss, yang memberinya tempat reguler di lini tengah. Performa apiknya di Luzern membuatnya menjadi salah satu gelandang bertahan andalan di kompetisi tersebut.
Statistik kariernya cukup impresif untuk pemain seumurannya. Wehrmann telah tampil dalam 206 pertandingan, mencetak 9 gol, dan memberikan 10 assist sepanjang karier profesionalnya.
Di luar kontribusinya dalam mencetak gol, Wehrmann adalah gelandang bertahan yang mengandalkan visi dan kecerdasannya di atas lapangan. Ia piawai membaca permainan lawan, memotong serangan, dan menginisiasi serangan dari lini tengah.
Salah satu keunggulan Wehrmann adalah akurasi umpannya yang tinggi. Kemampuannya mendistribusikan bola ke rekan setim menjadi nilai tambah yang sangat diharapkan Timnas Indonesia.
Postur tubuhnya yang tinggi juga membuatnya unggul dalam duel udara. Situasi bola mati sering menjadi momen di mana Wehrmann mampu memberikan kontribusi signifikan, baik dalam bertahan maupun menyerang.
Wehrmann sendiri telah menunjukkan komitmen penuh untuk membela negara leluhurnya. Proses naturalisasinya diharapkan selesai sebelum laga melawan lawan berat di Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Pemain ini dijadwalkan menjalani debutnya bersama Timnas Indonesia pada Maret 2025. Dengan kombinasi pengalaman dan bakatnya, Jordy diproyeksikan menjadi solusi untuk lini tengah Timnas yang selama ini dinilai kurang solid.
Keputusan Jordy untuk bergabung dengan skuad Garuda mendapatkan respons positif dari pelatih Shin Tae-yong. Pelatih asal Korea Selatan itu menganggap Wehrmann sebagai sosok pemain yang bisa membawa perubahan besar di lini tengah.
Dengan visi dan determinasi tinggi, Wehrmann bertekad membawa Timnas Indonesia tampil lebih kompetitif di level Asia. Ambisinya tidak hanya untuk bersinar di Asia Tenggara, tetapi juga untuk membawa Timnas bersaing di level dunia.

Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Haiti: Danilo Ingin Selecao Kuasai Permainan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Jadwal Moto3 Ceko 2026! Veda Ega Pratama P14 dan Langsung Lolos Q2
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
