Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 9 Desember 2024 | 16.37 WIB

Kisah Unik Pemain Persebaya Surabaya dan Arema FC, Sekamar di Timnas Indonesia demi Meraih Trofi Piala AFF 2024

Mikael Tata jadi salah satu mantan pemain Arema FC yang sedang moncer di Persebaya Surabaya. (Instagram @alfredotata15)

 

JawaPos.com — Persaingan panas antara Persebaya Surabaya dan Arema FC di lapangan ternyata tak berlaku di skuad Timnas Indonesia. Ketika panggilan untuk membela Garuda datang, atribut klub ditinggalkan demi bersatu membawa kemenangan untuk Indonesia.

Di Piala AFF 2024, tiga pemain dari kedua klub terpilih membela timnas. Achmad Maulana Syarif dan Arkhan Fikri dari Arema FC, serta Mikael Tata dari Persebaya Surabaya, menjadi bagian penting dari strategi Shin Tae-yong.

Achmad Maulana menegaskan, semua rivalitas klub hilang ketika mengenakan jersey Merah Putih. Fokus mereka hanya satu, membawa Indonesia meraih trofi yang selama ini menjadi mimpi seluruh rakyat.

"Dulu juga pernah satu Timnas dengan dia (Mikael Tata)," ungkap Achmad, mantan pemain Persija Jakarta dikutip dari Radar Malang.

ASEAN Cup, yang sebelumnya dikenal sebagai Piala AFF, selalu menjadi ujian berat bagi Timnas Indonesia. Hingga saat ini, capaian terbaik Garuda adalah enam kali menjadi runner-up tanpa satu pun trofi juara.

Achmad dan Mikael Tata memiliki hubungan kerja sama yang unik di timnas. Mereka sempat bermain bersama di Arema FC pada musim 2023/2024 sebelum Tata hijrah ke Persebaya Surabaya musim ini.

Persatuan ini semakin erat karena mereka juga pernah menjadi rekan satu tim di Timnas U-19 dan U-20. Kebersamaan mereka sejak kategori usia muda mempermudah komunikasi di lapangan.

Di level senior, mereka kembali dipertemukan untuk membawa Garuda melaju jauh di Piala AFF 2024. Shin Tae-yong mengandalkan keduanya untuk mengisi posisi bek sayap yang menjadi tulang punggung pertahanan.

Menariknya, di timnas kali ini, Achmad dan Mikael bahkan sekamar selama pemusatan latihan. Hal ini makin memperkuat hubungan baik antara pemain Persebaya Surabaya dan Arema yang selama ini dikenal sebagai rival sengit di Liga 1.

"Saya dengan Tata kebetulan satu kamar di Timnas," kata Achmad, yang menjadi andalan Singo Edan di posisi full-back.

Manajer Arema FC, Wiebie Dwi Andriyas, menilai persatuan di timnas adalah contoh yang harus ditiru oleh semua pihak. Menurutnya, perjuangan untuk negara jauh lebih penting daripada rivalitas klub yang hanya terjadi di kompetisi domestik.

"Kepentingannya adalah negara, jadi harus berjuang bersama-sama," kata Wiebie, yang optimistis dengan performa Achmad dan Arkhan di skuad Garuda.

Shin Tae-yong, pelatih Timnas Indonesia, memang selalu menekankan pentingnya kebersamaan. Pelatih asal Korea Selatan ini percaya harmoni antarpemain adalah kunci untuk menghadapi tekanan di turnamen besar seperti Piala AFF.

Achmad, Tata, dan Arkhan memiliki peran penting dalam formasi pilihan Shin. Ketiganya diharapkan mampu menjaga soliditas di lini pertahanan, terutama melawan lawan-lawan berat seperti Thailand dan Vietnam.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore