Kolektor jersey Timnas Indonesia, Bekti Nugroho, menunjukkan koleksinya. (Instagram @bektinugroho)
Ya, Bekti Nugroho telah mengumpulkan seluruh jersey kandang Timnas Indonesia dari tahun ke tahun. Dia punya jersey yang cukup merepresentasikan seragam skuad Garuda era tahun 1938 yang masih bernama Hindia Belanda.
Mengoleksi jersey bukanlah hal baru untuk Bekti Nugroho. Sebelum mulai mengumpulkan seragam Timnas Indonesia, dia awalnya seorang kolektor jersey Manchester United dan Timnas Inggris.
Sementara untuk Timnas Indonesia, Bekti mengaku baru mulai mengumpulkannya pada tahun ini. Semua bermula dari saat dia sedang pergi ke salah satu toko jersey enam bulan yang lalu.
"Saat itu saya ngeliat ada jersey Boaz (Solossa) di salah satu toko di Jakarta gitu, saya ambil, saya masukin ke lemari, nah kok cuman empat jersey timnasnya," kata Bekti saat dihubungi JawaPos.com.
"Nah, dari situ saya nyari kemana-mana, terus kayak lagi seneng banget lah sama Timnas sama segala macem dan nyari kemana-mana, akhirnya terkumpul lah sampai dapet (semua) jerseynya," tambah Bekti.
Baca Juga: Piala AFF 2024 Dilaporkan Masuk Kategori FIFA A Match, Kabar Baik atau Buruk untuk Timnas Indonesia?
Empat jersey Timnas Indonrsia pertama yang dimiliki Bekti tersebut adalah edisi 2018 produksi Nike, Mills edisi 2020 dan 2022, serta jersey buatan Li-Ning yang digunakan Garuda untuk SEA Games 2019 dan 2021.
Setelah itu, Bekti Nugroho sangat menggebu-gebu dalam mengumpulkan jersey kandang Timnas Indonesia. Dia pun hanya butuh waktu 6 hingga 7 bulan untuk melakukannya.
Hingga saat ini, koleksi jersey kandang Timnas Indonesia kurang lebih sudah mencapai 115 jersey. "Tapi itu kan ada yang sama jerseynya , jadi kayak satu era itu ada beberapa nameset pemain," terang Bekti.
"Kalau tanpa ada yang kembar, misalkan urut gitu mungkin sekitar 70-75 jenis. (Termasuk beberapa jersey fantasy). Karena Indonesia ini unik, di tahun 1996 aja bisa ada 6-7 jersey berbeda. Jadi zaman dulu kan Indonesia belum punya apparel resmi, jadi kayak ganti-ganti gitu," ucap Bekti menambahkan.
Dari jumlah tersebut, ada banyak jersey lawas yang sarat sejarah. Salah satunya adalah seragam Garuda di Piala Dunia U-20 1979 di mana saat itu Timnas Indonesia melawan Argentina yang diperkuat Diego Armando Maradona.
“Saya mendapatkan jersey 1979 saat era Timnas yang dipakai lawan Maradona. Kan tahun 1979 pernah Indonesia melawan Maradona. Nah, itu saya juga ada jersey timnas representasi era 1979 dengan nomor 19 (Mundari Karya)," terangnya.
Di antara sekian banyak itu, Bekti tak menampik bahwa perjuangan mendapatkan jersey representasi 1938 tidak mudah. Sebab, kain tersebut tidak dijual untuk umum, bahkan jersey tersebut mungkin sudah tidak ada lagi di Indonesia.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
