Persebaya Surabaya masih fokus hadapi Madura United sebelum melihat peluang mendatangkan pemain baru. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Persaingan dua tim papan atas Liga 1 Indonesia 2024/2025, Persebaya Surabaya dan PSIS Semarang, kian memanas di bursa transfer paruh musim. Kedua klub yang berasal dari Pulau Jawa ini tengah berburu striker asing untuk memperkuat lini serang masing-masing.
PSIS Semarang lebih gesit dalam mendatangkan penyerang baru dibanding Persebaya Surabaya. Laskar Mahesa Jenar bahkan sudah selangkah lebih maju dengan kedatangan Gustavo Souza, striker asal Brasil yang sebelumnya bermain untuk LA Firpo.
Gustavo Souza menjadi pilihan PSIS setelah performanya gemilang di kompetisi El Salvador. Ia mencatatkan 14 gol dan tiga assist dari 18 pertandingan, membuatnya dinilai sebagai kandidat kuat untuk menggantikan penyerang PSIS yang dinilai kurang produktif.
Kedatangan Gustavo Souza ke Indonesia pun sudah terkonfirmasi melalui unggahan akun fanbase PSIS di Instagram. Dalam foto yang diunggah, Gustavo terlihat berada di Bandara Achmad Yani, Semarang, dengan ucapan selamat datang yang semakin menguatkan rumor kepindahannya.
Langkah PSIS ini menempatkan mereka selangkah di depan Persebaya Surabaya, yang hingga kini masih menimbang beberapa opsi. Persebaya Surabaya dikabarkan ingin mendatangkan striker baru untuk melengkapi skuad dan mengisi kuota pemain asing yang masih tersisa.
Flavio Silva, yang digadang-gadang menjadi ujung tombak Persebaya Surabaya musim ini, masih menunjukkan performa yang inkonsisten. Manajemen Green Force tampaknya tidak ingin mengambil risiko dan memilih mencari striker baru untuk meningkatkan persaingan internal tim.
Nama-nama penyerang asing mulai dikaitkan dengan Persebaya Surabaya menjelang putaran kedua Liga 1 2024/2025. Salah satu kandidatnya adalah Jucie Lupeta, striker yang saat ini bermain untuk Bucheon FC di Liga Korea Selatan dan akan habis kontrak pada akhir Desember 2024.
Lupeta menjadi opsi menarik karena memiliki rekam jejak yang cukup baik di Korea Selatan. Dari 31 penampilan, ia sukses mencetak tujuh gol dan tiga assist, sebuah catatan yang cukup menjanjikan bagi tim seperti Persebaya Surabaya.
Selain Lupeta, nama Junior Brandao juga muncul dalam radar Green Force. Mantan pemain Madura United dan Bhayangkara FC itu saat ini berstatus tanpa klub dan bahkan masih mengikuti akun Instagram resmi Persebaya Surabaya, memicu spekulasi akan bergabung.
Meski memiliki beberapa opsi, Persebaya Surabaya tampaknya lebih fokus mempersiapkan diri menghadapi Derbi Jawa Timur melawan Madura United. Laga pekan ke-12 Liga 1 2024/2025 ini akan digelar di Stadion Gelora Bangkalan, sebuah pertandingan yang sarat gengsi.
Fokus yang teralihkan ini dinilai menjadi alasan mengapa Persebaya Surabaya sedikit tertinggal di bursa transfer dibanding PSIS. Padahal, manajemen Green Force diharapkan segera mengambil langkah agar tidak kehilangan momen penting untuk mendongkrak kekuatan tim.
Pendukung Persebaya Surabaya, Bonek dan Bonita, tentu berharap tim kebanggaannya segera menemukan sosok penyerang yang mampu membawa perubahan. Kehadiran striker baru tidak hanya akan meningkatkan kualitas tim, tetapi juga menjadi sinyal kuat ambisi Persebaya Surabaya untuk terus bersaing di papan atas.
Sementara itu, PSIS yang sudah mengamankan Gustavo Souza diprediksi bakal semakin tajam di lini serang. Jika transfer ini terealisasi, Gustavo berpeluang menggusur posisi Evandro Brandao atau Abdallah Sudi di skuad utama.
Manuver cepat PSIS di bursa transfer menunjukkan keseriusan mereka dalam bersaing di paruh kedua Liga 1 2024/2025. Persebaya Surabaya pun harus segera menyesuaikan langkah agar tidak tertinggal lebih jauh dalam perburuan gelar musim ini.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Thailand vs Vietnam Leg 1 Final Piala AFF 2026: Gajah Perang Terlalu Perkasa di Rajama
Jadi Tersangka, Ini Kronologi Penipuan yang Dilakukan Ruben Onsu
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Begini Reaksi Pengacara Minola Sebayang
Prediksi Skor Marseille vs Strasbourg: Rekor 15 Laga Jadi Modal Les Phoceens
Respons Tantangan Wagub Kalbar, Gubernur Jabar KDM: Mohon Maaf, Tak Maksud Membandingkan
Pemerintah Bakal Menata Guru, PGRI Sebut Ada Harapan Baru bagi Pendidikan Indonesia
Ruben Onsu Ditetapkan Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan, Dipanggil Minggu Depan
Prediksi Skor Ipswich vs Sunderland: The Black Cats Berpeluang Curi Poin di Portman Road
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Ribuan Ojol Hadiri Kopdar Kebangsaan Jaga Jakarta, Ada Perpanjangan SIM Gratis
