Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 16 November 2024 | 14.04 WIB

Buntut Kekalahan Telak dari Jepang, Erick Thohir Sebut Tak Keberatan Mundur dari Posisi Ketum PSSI

 

Ketum PSSI Erick Thohir. (Dimas Ramadhan/JawaPos.com)

JawaPos.com - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menyampaikan pesan keras kepada Timnas Indonesia usai kalah telak dari Jepang. Orang nomor satu di sepak bola Indonesia mengancam akan mundur sebagai ketua umum PSSI bila para pemain sudah menyerah dalam berjuang lolos Piala Dunia 2026.

Baca Juga: Rafael Struick Sebut Ole Romeny adalah Penyerang Bagus, Jadi Tambahan Bagus untuk Timnas Indonesia

Timnas Indonesia gagal memberikan perlawanan maksimal saat menjamu Jepang pada matchday lima putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Skuad Garuda harus rela dilobas oleh tamunya dengan skor 0-4, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (15/11) malam.

Usai pertandingan tuntas, Erick Thohir sebagai Ketua Umum PSSI, menghampiri ruang ganti Timnas Indonesia. Dia mengatakan bahwa kegagalan ini adalah tanggung jawab dirinya sebagai ketua federasi.

"Selesai pertandingan saya bertemu media, mereka semua ada di luar. Apa yang saya katakan kepada mereka, itu menjadi tanggung jawab saya sebagai Ketua Umum Federasi Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dengan semua hasil yang kita terima," ujar Erick Thohir dalam akun Instagram pribadinya.

Dalam kesempatan itu, Erick Thohir juga menanyakan secara langsung kepada para pemain apakah mereka masih percaya dengan mimpi Timnas Indonesia loloa ke Piala Dunia 2026.

"Saya membawa pelatih, membawa seluruh pemain untuk percaya pada proyek ini. Pertanyaannya adalah, apakah kalian masih percaya dengan proyek ini? Apakah kalian masih percaya kepada saya sebagai pemimpin kalian?" tanyanya kepada para pemain.

"Karena jika tidak, saya akan megundurkan diri. Saya akan mundur dari ketua umum PSSI karena sudah menjadi tanggung jawab saya," jelas Erick Thohir.

Pria yang juga Menteri Badan Usaha Milik Negara itupun sekali lagi bertanya hal serupa kepada para pemain. Seluruh penggawa Garuda pun memberikan jawaban berupa 'iya' meski dengan tertunduk lesu.

"Jadi apakah kita masih bersama?" tanya Erick Thohir lagi dengan tegas. Para pemain kembali menjawab iya.

"Kita masih punya lima pertandingan lagi, tiga laga kandang dan dua laga tandang. Kita butuh sembilan poin untuk berasa di posisi tiga atau empat, bahkan untuk berada di posisi empat," tambah Erick.

Secara matematis, peluang Timnas Indonesia untuk menjaga mimpi lolos ke Piala Dunia 2026 belum tertutup. Meskipun saat ini Garuda menjadi juru kunci dengan hanya tiga poin dalam lima laga, kans itu masih ada.

Syaratnya, Timnas Indonesia harus bisa meraih poin semaksimal mungkin di lima.laga sisa. Yakni melawan Arab Saudi, Bahrain, dan Tiongkok saat laga kandang serta dua laga tandang melawan Australia serta Jepang.

Lebih lanjut Erick Thohir berharap seluruh pemain, pelatih, dan ofisial Timnas Indonesia melakukan introspeksi diri menyusul kekalahan telak dari Jepang ini.

"Jadi, malam ini, saya ingin semua yang ada di sini untuk introspeksi diri. Apa yang salah, kalau kalian ingin saya bertahan di sini, sebagai bagian dari tim ini," serunya. (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore