Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 16 Oktober 2024 | 18.52 WIB

Mulai dari Jadikan Shayne Pattynama Starter hingga Mencadangkan Thom Haye, Ini 5 Keputusan Blunder Shin Tae-yong di Laga Kontra Tiongkok

Shin Tae-yong mendapatkan sorotan tajam terkait beberapa keputusannya yang dianggap blunder dan berdampak pada kekalahan Timnas Indonesia. (Dok. PSSI)

JawaPos.com — Kekalahan 1-2 Timnas Indonesia dari Tiongkok dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 masih mengundang tanda tanya besar, khususnya terkait strategi yang diterapkan oleh pelatih Shin Tae-yong. Tercatat ada lima keputusan yang dinilai menjadi blunder fatal dan berkontribusi pada hasil mengecewakan ini.

Shin Tae-yong kembali menjadi sorotan publik usai pemilihan pemain yang dianggap kurang tepat. Beberapa nama pemain, seperti Asnawi Mangkualam dan Shayne Pattynama, tampil di bawah ekspektasi, yang membuat performa tim terpuruk.

Strategi yang diterapkan Timnas Indonesia seolah kurang mampu mengantisipasi taktik serangan cepat dan direct ball dari Tiongkok. Sejak awal pertandingan, lawan berhasil memanfaatkan celah di lini pertahanan Indonesia, yang berujung pada dua gol cepat.

Meski secara statistik Indonesia unggul dalam penguasaan bola, tim ini gagal menciptakan peluang berbahaya yang bisa mengancam gawang lawan. Dari lima keputusan Shin Tae-yong, beberapa di antaranya langsung terlihat berdampak pada kekalahan Garuda.

  1. Mencadangkan Rizky Ridho

Keputusan mencadangkan Rizky Ridho dianggap langkah yang membingungkan. Ridho selama ini dikenal sudah memiliki chemistry baik dengan Jay Idzes di lini pertahanan, namun Shin Tae-yong memilih tidak memainkannya sejak awal.

Dengan absennya Ridho, Jay Idzes harus bekerja ekstra keras untuk menutup celah di lini belakang. Hasilnya, pertahanan Indonesia sering kerepotan menghadapi serangan-serangan cepat dari Tiongkok.

  1. Calvin Verdonk Jadi Bek Tengah

Penempatan Calvin Verdonk sebagai bek tengah kiri juga mengundang pertanyaan besar. Meskipun Verdonk beberapa kali membuat penyelamatan krusial, penempatannya di posisi ini terlihat kurang efektif.

Biasanya, Verdonk lebih sering bermain sebagai bek kiri yang kerap membantu serangan. Akibatnya, dia beberapa kali kehilangan posisi dan kesulitan menyesuaikan diri saat menghadapi tekanan di area pertahanan.

Total ada 101 sentuhan berhasil dilakukan Verdonk di laga tersebut, namun hanya ada 1 duel yang berhasil dimenangkan Verdonk dari 3 duel yang dilakukannya.

  1. Shayne Pattynama Starter

Shayne Pattynama yang diturunkan sebagai starter di laga melawan Tiongkok juga dinilai sebagai keputusan yang kurang tepat. Pasalnya, Shayne sudah lama tidak menjadi pilihan utama di posisi bek kiri dan hal ini tampak jelas di lapangan.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore