Shin Tae-yong mendapatkan sorotan tajam terkait beberapa keputusannya yang dianggap blunder dan berdampak pada kekalahan Timnas Indonesia. (Dok. PSSI)
JawaPos.com — Kekalahan 1-2 Timnas Indonesia dari Tiongkok dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 masih mengundang tanda tanya besar, khususnya terkait strategi yang diterapkan oleh pelatih Shin Tae-yong. Tercatat ada lima keputusan yang dinilai menjadi blunder fatal dan berkontribusi pada hasil mengecewakan ini.
Shin Tae-yong kembali menjadi sorotan publik usai pemilihan pemain yang dianggap kurang tepat. Beberapa nama pemain, seperti Asnawi Mangkualam dan Shayne Pattynama, tampil di bawah ekspektasi, yang membuat performa tim terpuruk.
Strategi yang diterapkan Timnas Indonesia seolah kurang mampu mengantisipasi taktik serangan cepat dan direct ball dari Tiongkok. Sejak awal pertandingan, lawan berhasil memanfaatkan celah di lini pertahanan Indonesia, yang berujung pada dua gol cepat.
Meski secara statistik Indonesia unggul dalam penguasaan bola, tim ini gagal menciptakan peluang berbahaya yang bisa mengancam gawang lawan. Dari lima keputusan Shin Tae-yong, beberapa di antaranya langsung terlihat berdampak pada kekalahan Garuda.
Mencadangkan Rizky Ridho
Keputusan mencadangkan Rizky Ridho dianggap langkah yang membingungkan. Ridho selama ini dikenal sudah memiliki chemistry baik dengan Jay Idzes di lini pertahanan, namun Shin Tae-yong memilih tidak memainkannya sejak awal.
Dengan absennya Ridho, Jay Idzes harus bekerja ekstra keras untuk menutup celah di lini belakang. Hasilnya, pertahanan Indonesia sering kerepotan menghadapi serangan-serangan cepat dari Tiongkok.
Calvin Verdonk Jadi Bek Tengah
Penempatan Calvin Verdonk sebagai bek tengah kiri juga mengundang pertanyaan besar. Meskipun Verdonk beberapa kali membuat penyelamatan krusial, penempatannya di posisi ini terlihat kurang efektif.
Biasanya, Verdonk lebih sering bermain sebagai bek kiri yang kerap membantu serangan. Akibatnya, dia beberapa kali kehilangan posisi dan kesulitan menyesuaikan diri saat menghadapi tekanan di area pertahanan.
Total ada 101 sentuhan berhasil dilakukan Verdonk di laga tersebut, namun hanya ada 1 duel yang berhasil dimenangkan Verdonk dari 3 duel yang dilakukannya.
Shayne Pattynama Starter
Shayne Pattynama yang diturunkan sebagai starter di laga melawan Tiongkok juga dinilai sebagai keputusan yang kurang tepat. Pasalnya, Shayne sudah lama tidak menjadi pilihan utama di posisi bek kiri dan hal ini tampak jelas di lapangan.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
