
Xie Wenneng merayakan golnya ke gawang Australia (10/10). Dia berharap bisa pulih ketika melawan Indonesia. (BRENTON EDWARDS/AFP PHOTO)
JawaPos.com – Xie Wenneng menjadi salah satu pemain Tiongkok yang harus diwaspadai Timnas Indonesia, khususnya lini belakang dan kiper Maarten Paes. Winger berusia 23 tahun itu adalah pencetak gol pertama, sekaligus satu-satunya bagi Tiongkok di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Kiprah Tiongkok di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 memang cukup mengkhawatirkan. Tim besutan Branko Ivankovic itu masih nirkemenangan dan bahkan hanya bisa mencetak satu gol murni.
Dalam tiga pertandingan awal, Tiongkok sebenarnya sudah mencetak dua gol. Tapi, gol pertama tercipta bukan dilesakkan oleh pemainnya, melainkan bunuh diri Ali Mohammed Lajami, yakni saat mereka kalah 1-2 dari Arab Saudi bulan lalu.
Tim Tiongkok baru bisa mencetak gol murni pada matchday tiga melawan Australia di Adelaide Oval, Adelaide, Kamis (10/10). Saat itu gol Negeri Tirai Bambu dicetak oleh Xie Wenneng pada menit ke-20.
Pemain berusia 23 tahun itu menciptakan gol usai melakukan akselerasi yang cepat untuk melakukan penetrasi. Gol itu sekaligus membuat Tiongkok unggul lebih dulu dari Australia.
Sayangnya, gol Xie Wenneng belum cukup untuk membuat Tiongkok menang. Mereka pada akhirnya harus menyerah 3-1 dari tuan rumah Australia hingga pertandingan berakhir.
Karena itu, Xie Wenneng layak masuk dalam deretan pemain yang mesti diwaspadai oleh Timnas Indonesia. Apalagi, sang winger punya kemampuan dan rekam jejak yang cukup oke. Berikut profil Xie Wenneng selengkapnya.
Profil Xie Wenneng
Nama Xie Wenneng memang belum sepopuler penggawa Tiongkok lain seperti Zhang Yuning, Fernandinho, Jiang Guangtai, hingga Alan. Maklum, pemain berusia 23 tahun itu termasuk pendatang baru dalam skuad berjuluk The Dragons.
Lahir pada 6 Februari 2001, Xie Wenneng baru merasakan panggilan dan pertandingan bersama Tiongkok pada Juni lalu. Dia debut saat The Dragons bermain imbang 1-1 melawan Thailand pada putaran kedua kualifkasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Xie masuk pada menit ke-68 dan main selama kurang lebih 22 menit.
Setelah debut, pemain SD Taishan itu langsung dipercaya pelatih Branko Ivankovic tampil sebagai starter melawan Korea Selatan. Sayangnya, Xie Wenneng tak bisa main penuh dan harus ditarik keluar pada menit ke-66 karena mengalami cedera. Tiongkok pun kalah 1-0 dari Korea Selatan.
Xie Wenneng kemudian mulai rutin bermain. Pada September saat Tiongkok memulai petualangannya di Grup C putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, dia kembali dipanggil, bahkan jadi starter melawan Jepang dan Arab Saudi.
Akan tetapi, Xie Wenneng masih belum dapat kesempatan main penuh. Ketika Tiongkok dihajar 7-0 oleh Jepang, dia main satu babak. Kemudian saat berjumpa dengan Arab Saudi, dia ditarik pada menit ke-87 dan lagi-lagi karena cedera.
Nasib Xie Wenneng itu berlanjut pada laga melawan Australia beberapa hari lalu. Dia hanya bermain sebabak, meski sebagai starter. Tapi, Xie berkontribusi besar dengan menyumbang satu gol.
Pelatih Tiongkok, Branko Ivankovic, mengatakan bahwa dia sengaja menarik Xie Wenneng saat turun minum demi mencegah sang pemain mengalami cedera lagi. "Xie (Wenneng) kami tarik agar tidak mengalami cedera lebih serius. Kami ingin dia bisa main melawan Indonesia," ucapnya.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
