
Azhar Muzakki melakukan sundulan yang berbuah gol pertama bagi Persebaya U-16. (Persebaya.id)
JawaPos.com — Persebaya U-16 berhasil mencatat kemenangan penting dalam lanjutan Elite Pro Academy 2024/2025. Pada matchday keenam yang digelar Minggu, 13 Oktober 2024, mereka berhasil menundukkan Bali United U-16 dengan skor 4-2.
Pertandingan yang berlangsung di Bali United Training Center ini menjadi ajang pembalasan bagi Persebaya U-16. Sebelumnya, pada matchday kelima sehari sebelumnya, mereka harus mengakui keunggulan Bali United dengan skor tipis 1-2.
Kemenangan ini tak hanya membuat skuad asuhan Janu Ramadhanis kembali ke jalur kemenangan, tetapi juga berhasil mengantarkan Persebaya U-16 ke puncak klasemen sementara Grup C. Dengan raihan 15 poin, Persebaya unggul dua poin dari Bali United U-16 yang harus puas berada di posisi kedua.
Pada babak pertama, Bali United U-16 tampil agresif di hadapan pendukungnya sendiri. Gol pembuka tercipta pada menit ke-22 lewat aksi gemilang I Komang Lanang. Namun, Persebaya U-16 segera merespons lewat sundulan Azhar Muzakki yang menyamakan kedudukan di menit ke-35.
Tuan rumah kembali unggul pada menit ke-40 melalui gol kedua Komang Lanang. Gol ini membuat babak pertama berakhir dengan keunggulan Bali United U-16, 2-1. Namun, cerita di babak kedua berbeda.
Persebaya U-16 yang tampil lebih fokus berhasil membalikkan keadaan di paruh kedua pertandingan. Rama Arifuddin mencetak gol penyama pada menit ke-63, disusul oleh gol Diesta Putra pada menit ke-77 yang membuat Persebaya memimpin.
Arka Bryprasetyo menutup kemenangan dengan gol ketiga pada menit ke-80, mengunci kemenangan Persebaya U-16 dengan skor 4-2.
Pelatih Persebaya U-16, Janu Ramadhanis, merasa bangga dengan kinerja para pemainnya. Dia menekankan pentingnya belajar dari kekalahan sebelumnya untuk tampil lebih baik di laga berikutnya.
"Setelah laga kemarin kita mengalami kekalahan, kita bisa menjadikannya pelajaran untuk pertandingan ke depan. Hasilnya bisa memanfaatkan peluang-peluang yang kita punya," ujarnya dikutip dari laman resmi Persebaya Surabaya.
“Saya tegaskan kepada para pemain, kalau kalian ingin menang, tentu harus bekerja keras,” sambungnya.
Danis juga menyoroti bagaimana timnya menunjukkan semangat juang yang luar biasa meskipun menghadapi tantangan besar dalam laga tandang. Perjalanan jauh dari Surabaya ke Bali jelas menguras energi, namun hal itu tak menjadi alasan bagi para pemain muda untuk tidak tampil maksimal.
Dia mengakui pada hari pertama, anak-anak tampak kelelahan akibat perjalanan. Namun, ia selalu menekankan pentingnya mentalitas kuat dan fighting spirit dalam setiap pertandingan.
"Hari pertama memang saya rasa anak-anak kelelahan dengan perjalanan jauh. Kita harus siap risikonya, sedikit apapun waktu istirahat kita harus siap. Saya ingin fighting spirit tinggi di setiap pertandingan," tambah Danis.
Kemenangan ini menjadi bukti Persebaya U-16 memiliki mental juara. Terlebih, mereka mampu bangkit dari kekalahan dan tampil lebih solid di pertandingan selanjutnya.
Para pemain muda ini semakin terbiasa dengan tantangan berat di lapangan, sebuah proses pembelajaran yang sangat penting untuk perkembangan karier mereka.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
Prediksi Skor Iran vs Selandia Baru di Piala Dunia 2026: Team Melli Diterpa Gejolak Geopolitik Tapi Punya Kans Menang
Prediksi Skor Arab Saudi vs Uruguay di Piala Dunia 2026: La Celeste Dijagokan Menang!
