Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 8 Oktober 2024 | 21.08 WIB

Mengintip Rajinnya Paul Munster 'Mencicipi Masakan' Chef Ganesha di Persebaya Future Lab

Pelatih kepala Persebaya Surabaya Paul Munster serius mengikuti pertandingan Elite Pro Academy untuk memantau bakat baru. (Instagram/@coach.munster) - Image

Pelatih kepala Persebaya Surabaya Paul Munster serius mengikuti pertandingan Elite Pro Academy untuk memantau bakat baru. (Instagram/@coach.munster)

JawaPos.com — Pelatih Persebaya Surabaya, Paul Munster, semakin menunjukkan keseriusannya dalam memantau perkembangan tim muda Persebaya Surabaya.

Dia secara rutin hadir di lapangan untuk melihat langsung potensi para pemain muda, khususnya di ajang Elite Pro Academy (EPA) 2024/2025. Bagi Munster, ini bukan sekadar tugas sebagai pelatih kepala, tetapi juga komitmen untuk membangun masa depan tim.

Persebaya Future Lab sendiri mencatatkan hasil memukau dalam empat pertandingan pertama mereka di ajang EPA. Persebaya Surabaya U-16, U-18, dan U-20 masing-masing berhasil memuncaki klasemen grup mereka. Meski begitu, hanya tim U-18 yang gagal menyapu bersih kemenangan, namun mereka tetap berada di posisi puncak.

Paul Munster hadir dalam pertandingan tim EPA pada 29 September 2024. Dia tidak hanya datang untuk sekadar menonton, tetapi juga memantau beberapa pemain senior yang diturunkan sebagai 'Joker' dalam pertandingan melawan Madura United U-20.

Lima pemain senior yang turun dalam laga tersebut adalah Alfan Suaib, Rizky Dwi, Oktavianus Fernando, Randy May, dan kiper Aditya Arya.

Dalam peraturan EPA, pemain senior diizinkan tampil sebagai Joker, dengan batasan usia di atas 20 tahun. Kehadiran pemain senior ini penting untuk menjaga kebugaran mereka, terutama bagi pemain yang tidak bermain dalam pertandingan terakhir melawan Dewa United.

Menurut Munster, bermain di tim U-20 memberikan kesempatan bagus bagi para pemain senior untuk menjaga kondisi dan siap menghadapi pertandingan berikutnya.

"Saya punya waktu sekarang, saya datang tidak hanya untuk melihat pemain senior, tapi juga untuk memberi motivasi kepada pemain muda," ungkap Munster dikutip dari laman resmi Persebaya Surabaya.

Hal ini menunjukkan betapa pentingnya bagi Munster untuk terus memantau bakat-bakat muda Persebaya Surabaya yang berpotensi naik ke tim senior.

Dalam pandangannya, Munster melihat ada sejumlah pemain muda yang berpotensi besar untuk bersinar di tim senior.

Dia mengaku telah mencatat beberapa nama yang menarik perhatiannya, dan akan terus memantau perkembangan mereka. Di antaranya adalah Paulinus Apli Kapi, penyerang muda yang tampil gemilang di ajang EPA U-20, meski usianya baru 16 tahun.

Paulinus, yang lebih akrab disapa Linus, mencuri perhatian di dua pertandingan pertama EPA U-20 dengan mencetak tiga gol. Meski masih sangat muda, Linus berhasil bersaing di level yang lebih tinggi dan menunjukkan kerja sama yang baik dengan penyerang Persebaya U-20 lainnya, Alan Maulana. Keduanya menjadi duet yang mematikan di lini depan Persebaya.

Pada pertandingan melawan Madura United U-20, Linus dan Alan menjadi bintang lapangan dengan permainan satu-dua yang apik. Linus berhasil mencetak dua gol dalam kemenangan 5-1 tersebut, sementara Alan menambah satu gol untuk memperkuat dominasi Persebaya di pertandingan itu.

“Puji Tuhan, kemarin bermain apik. Apalagi ditonton oleh Coach Munster,” ujar Linus dengan bangga.

Dia juga mengungkapkan betapa berharga pengalaman mendapatkan arahan langsung dari Paul Munster.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore