
Azrul Ananda yakin dan optimistis Persebaya Surabaya bisa raih gelar juara sebelum usia Green Force menginjak 100 tahun di sepak bola Indonesia. (Persebaya.id)
JawaPos.com — Sejak dilanda pandemi Covid-19 pada 2021, banyak klub sepak bola di Indonesia, termasuk Persebaya Surabaya, harus menyesuaikan target mereka.
Salah satu langkah realistis yang diambil manajemen Green Force kala itu adalah lebih fokus pada pengembangan potensi pemain muda dan menargetkan masuk papan atas Liga 1 Indonesia musim 2021/2022, dibandingkan mengincar gelar juara.
Namun, di balik target jangka pendek tersebut, Presiden Persebaya Surabaya, Azrul Ananda, sudah menyiapkan rencana besar untuk masa depan klub.
Dalam sebuah pernyataan yang disampaikan pada saat perayaan ulang tahun ke-94 Persebaya Surabaya pada Juni 2021, Azrul mengungkapkan target jangka panjang yang ambisius.
Salah satu targetnya adalah membawa Persebaya Surabaya melantai di bursa saham (Initial Public Offering atau IPO) sebelum klub menginjak usia 100 tahun.
Azrul ingin klub menjadi entitas yang mandiri secara finansial dan profesional, sehingga mampu bersaing dengan klub-klub besar lainnya di Asia.
Namun, bukan hanya IPO yang menjadi prioritas Azrul. Ada satu target besar lain yang dia ingin capai sebelum Persebaya Surabaya memasuki usia satu abad: membawa Green Force meraih gelar juara Liga 1 Indonesia.
Meskipun tantangan itu berat, Azrul yakin peluang untuk menjadi juara tetap terbuka. "Saya tidak mau mendahului yang di atas, karena juara itu ada faktor X. Tapi, saya sangat optimistis Persebaya bisa juara sebelum usia 100 tahun," tegasnya kala itu.
Azrul menambahkan bahwa meskipun pandemi mengubah beberapa perencanaan klub, dia tetap percaya pada potensi skuad yang diisi mayoritas pemain muda, baik lokal maupun asing. Pada musim 2021/2022, manajemen Persebaya Surabaya berhasil merekrut pemain-pemain berkualitas yang usianya masih di bawah 30 tahun. Hal ini memberikan pondasi yang kuat untuk menghadapi kompetisi, tidak hanya dalam satu musim, tetapi untuk jangka panjang.
Kini, pada musim 2024, Persebaya Surabaya telah menunjukkan perkembangan signifikan dan semakin mendekati target besar tersebut. Dalam perjalanan di Liga 1 Indonesia musim ini, Green Force tampil impresif dengan meraih sejumlah kemenangan penting, termasuk kemenangan 1-0 atas PSBS Biak yang memperkukuh posisi mereka di puncak klasemen sementara.
Kemenangan ini menjadi momentum bagi Persebaya Surabaya untuk melanjutkan tren positif dan membuktikan bahwa mereka memang layak untuk menjadi juara musim ini.
Pada pertandingan melawan PSBS Biak yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Persebaya Surabaya berhasil mengamankan tiga poin berkat gol tunggal Flavio Silva di babak pertama.
Meskipun di babak kedua tim asuhan Paul Munster lebih fokus bermain bertahan, lini belakang Persebaya Surabaya yang digalang oleh Kadek Raditya, Slavko Damjanovic, Mikael Tata, dan Ardi Idrus tampil solid dalam menghalau setiap serangan lawan. Gempuran bertubi-tubi dari PSBS Biak, yang dimotori oleh Todd Rivaldo Ferre dan Kelly Sroyer, berhasil diredam dengan baik.
Pada menit ke-50, PSBS hampir menyamakan kedudukan melalui serangan balik cepat yang dipimpin oleh Kelly Sroyer. Namun, kiper Persebaya Surabaya, Andhika Ramadhani, tampil gemilang dengan melakukan penyelamatan krusial menggunakan kakinya untuk menghalau tembakan keras Arganaraz Paradi dari dalam kotak penalti. Ini adalah salah satu momen penting yang memastikan kemenangan bagi Persebaya Surabaya.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
