
PSM saat menghadapi PSIS Semarang. (Liga Indonesia Baru)
JawaPos.com–PSM Makassar lagi-lagi harus gagal meraih kemenangan di Liga 1 musim ini. Pada pekan keenam, PSM harus puas bermain imbang saat menjamu PSIS Semarang di Stadion Batakan, Balikpapan, Jumat (20/9).
Hasil tersebut menjadi laga ketiga PSM yang berakhir tanpa kemenangan. Bahkan dari tiga laga terakhir, para pemain Tim Juku Eja tidak mencetak satu gol pun.
Padahal PSM diperkuat top skor sementara Liga 1 yaitu Nermin Haljeta. Hal itulah yang membuat seluruh skuad PSM harus berbenah. Pelatih PSM Bernardo Tavares menilai buruknya penyelesaian akhir di depan gawang menjadi penyebab PSM gagal meraih kemenangan. Banyak peluang yang terbuang-buang di pertandingan melawan PSIS.
”Kami punya banyak peluang attempt goal dan lewat corner kick daripada PSIS Semarang. Tapi tidak ada gol yang tercipta. Inilah sepak bola, apabila kita tidak bisa mencetak gol akan sulit untuk memenangkan pertandingan. Kita akan memperbaiki semuanya di latihan,” tegas Tavares seperti dikutip dari laman Liga Indonesia Baru.
Pada dua laga sebelumnya, tim yang identik dengan jersey merah ini juga gagal meraih kemenangan. Padahal mereka punya banyak peluang mencetak gol. Saat menghadapi Persib, PSM bermain imbang 0-0. Bahkan saat menjamu Arema FC, PSM malah kalah 1-0.
Meskipun demikian, Tavares tetap mengucapkan terima kasih kepada para suporter yang sudah turut hadir mendukung PSM.
”Ini adalah laga ketiga PSM di kandang yang gagal meraih poin penuh. Terima kasih kepada suporter yang hadir dan mendukung kita namun sayangnya kita tidak bisa memenangkan pertandingan ataupun mencetak gol,” sesal Tavares.
Kondisi PSM saat ini cukup mengejutkan karena pada awal musim ini, mereka meraih tiga kemenangan beruntun dan sempat memimpin klasemen. Tak hanya itu, penyerang mereka asal Slovenia, Nermin Haljeta juga memuncaki daftar pencetak gol terbanyak Liga 1 dengan empat gol.
Namun, karena sedang dalam tren negatif, PSM pun tersingkir ke posisi tiga dan Haljeta juga gagal menambah pundi-pundi golnya. Trend negatif PSM tersebut disinyalir juga disebabkan konsentrasi mereka yang terbelah untuk fokus di kompetisi lainnya, yaitu ASEAN Cup.
”Untuk pertandingan selanjutnya di kompetisi ASEAN, saya berharap juga suporter datang mendukung kita karena penting sekali kalau suporter datang,” ucap Tavares.

Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Viral Investor MBG Ngamuk di Kantor BGN, APGI 3T Sebut Aksi Spontan Atas Potensi Kerugian Rp 1,8 Triliun
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
