
Pesepak bola Dewa United Ady Setiawan (kanan) berebut bola dengan Persebaya Surabaya Arief Catur Pamungkas pada laga lanjutan Liga 1 di Indomilk Arena, Tangerang, Banten, Sabtu (30/9/2023).
JawaPos.com — Sejak kembali berlaga di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia, Persebaya Surabaya kerap menorehkan catatan hitam terkait kedisiplinan di lapangan.
Dalam setiap musim Liga 1 Indonesia, tim berjuluk Green Force ini seolah tidak pernah lepas dari drama kartu merah. Mulai dari pelanggaran keras hingga emosi yang tidak terkontrol, hal tersebut kerap membuat pemain-pemain Persebaya Surabaya harus keluar lebih cepat dari pertandingan.
GRAFIS KARTU MERAH
Liga 1 Indonesia 2024/2025: Andre Oktaviansyah Memulai Tren Kartu Merah
Musim Liga 1 Indonesia 2024/2025 baru berjalan, namun Persebaya Surabaya sudah harus menerima kenyataan pahit dengan munculnya kartu merah bagi pemain mereka.
Andre Oktaviansyah menjadi pemain pertama Persebaya Surabaya yang menerima kartu merah musim ini. Pada laga melawan Persita Tangerang yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Andre yang masuk sebagai pemain pengganti justru terlibat insiden tidak sportif.
Saat Persebaya Surabaya sedang berjuang mempertahankan keunggulan 1-0 lewat gol cepat Bruno Moreira, Andre yang dimasukkan pada menit ke-68 tak mampu menahan emosinya.
Di masa injury time, tepatnya pada menit ke-90+9, Andre memukul pemain Persita, Badrian Ilham, dari belakang. Tindakan tersebut tak luput dari pantauan wasit dan asisten VAR, yang membuat Andre harus meninggalkan lapangan setelah menerima kartu merah langsung.
Meskipun aksi tak terpuji ini tidak berdampak pada hasil akhir pertandingan, Andre membuka kembali catatan kelam Persebaya Surabaya soal kartu merah. Terlihat jelas bahwa kedisiplinan masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi tim asuhan Paul Munster ini.
Liga 1 Indonesia 2023/2024: Musim Penuh Pelanggaran
Musim 2023/2024 mencatat Persebaya Surabaya sebagai salah satu tim dengan kasus kartu merah terbanyak. Arief Catur Pamungkas menjadi pemain paling kontroversial musim itu dengan dua kartu merah langsung.
Salah satu insiden yang paling diingat adalah saat Catur melakukan pelanggaran keras terhadap pemain Dewa United, Ady Setiawan, dalam laga yang berlangsung di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, pada Sabtu (30/9/2023).
Catur, yang berduel udara dengan Ady, menggunakan sikutnya dan membuat Ady tak sadarkan diri. Wasit tanpa ragu mengganjar Catur dengan kartu merah langsung.
Selain Catur, nama-nama lain seperti Ripal Wahyudi, Reva Adi Utama, dan Paulo Henrique juga terlibat dalam insiden yang membuat mereka harus menerima kartu merah.
Reva Adi Utama bahkan mendapat dua kartu merah, satu melalui kartu kuning kedua dan satu lagi kartu merah langsung. Sementara Andre Oktaviansyah, yang pada musim ini menjadi pelaku insiden kartu merah di laga melawan Persita, juga pernah mendapat kartu kuning kedua yang berujung kartu merah di musim 2023/2024.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Daftar Pemain Swedia dan Tunisia di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Jerman vs Curacao di Piala Dunia 2026: Der Panzer Siap Menggila di Laga Perdana
MUI Minta Pelaku dan Pengkampanye LGBTQ Bisa Dipidana, Lebih Berat dari Pasal Perzinaan
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Prediksi Skor Haiti vs Skotlandia di Piala Dunia 2026: The Tartan Army Bisa Menang Besar!
