Aksi pemain Adhyaksa Farmel FC menghadapi Persikas Subang di laga pembuka Liga 2 Indonesia 2024/2025. (Instagram @adhyaksafootballclub)
JawaPos.com — Adhyaksa Farmel FC tampil gemilang di laga pembuka Liga 2 Indonesia 2024/2025 dengan kemenangan telak 5-0 atas Persikas Subang. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Sriwedari, Solo, pada Sabtu (7/9) ini benar-benar menunjukkan superioritas Adhyaksa Farmel FC, khususnya di babak kedua, ketika mereka mencetak lima gol tanpa balas dan membungkam Persikas Subang yang tak mampu memberikan perlawanan berarti.
Sejak menit awal, Adhyaksa Farmel FC sudah menunjukkan intensitas permainan yang tinggi. Mereka mendominasi penguasaan bola dan terus menekan pertahanan Persikas Subang. Meskipun begitu, Persikas masih mampu bertahan dengan baik di babak pertama dan berhasil menjaga skor tetap 0-0 hingga jeda.
Pelatih Persikas Subang, Mial Armand, tampaknya mencoba bermain lebih defensif di babak pertama. Pergantian pemain cepat dilakukan di menit ke-14, dengan Jordan Zamorano menggantikan M. Iqbal untuk memperkuat lini tengah.
Namun, perubahan tersebut belum membuahkan hasil instan. Persikas Subang juga menghadapi tantangan besar setelah dua pemain kunci mereka, Guilherme Batata dan Kevin Mina, menerima kartu kuning masing-masing pada menit ke-14 dan 53. Ini menunjukkan bahwa tim tamu kesulitan mengimbangi agresivitas Adhyaksa Farmel FC.
Memasuki babak kedua, Adhyaksa Farmel FC langsung tancap gas dan menunjukkan kualitas serangan mereka. Hanya dalam dua menit, tepatnya di menit ke-56 dan ke-58, mereka berhasil mencetak dua gol cepat.
Gol pertama lahir dari skema serangan balik cepat yang diakhiri dengan tendangan keras dari dalam kotak penalti, sedangkan gol kedua tercipta berkat kerja sama apik antar pemain Adhyaksa yang memecah pertahanan Persikas Subang. Dua gol ini membuat mental pemain Persikas Subang goyah.
Mereka mulai kehilangan kendali atas permainan, sementara Adhyaksa Farmel FC semakin mendominasi. Meskipun pelatih Mial Armand mencoba mengubah strategi dengan memasukkan dua pemain, Arrahim dan Supriyadi, menggantikan Raja Siregar dan Hablian pada menit ke-68, perubahan ini tidak mampu menghentikan dominasi Adhyaksa Farmel FC.
Alih-alih memperbaiki permainan, Persikas Subang malah semakin kesulitan menahan serangan demi serangan yang dilancarkan Adhyaksa Farmel FC. Pada menit ke-78 dan ke-79, Adhyaksa menambah dua gol lagi.
Gol ketiga mereka tercipta melalui aksi individu brilian dari sisi kanan lapangan, sementara gol keempat datang dari tendangan bebas yang dieksekusi dengan sempurna ke sudut atas gawang, membuat skor menjadi 4-0 dalam waktu yang sangat singkat.
Pertahanan Persikas Subang benar-benar runtuh di babak kedua. Mereka tidak mampu menahan gelombang serangan Adhyaksa Farmel FC, yang terus menekan tanpa henti.
Peluang demi peluang berhasil diciptakan oleh tuan rumah, dan mereka menutup pesta gol dengan gol kelima pada menit ke-85. Kali ini, gol lahir dari skema serangan balik cepat yang memanfaatkan kelengahan lini belakang Persikas Subang. Bola diarahkan dengan sempurna ke tiang jauh, tanpa bisa dijangkau oleh kiper Persikas.
Skor 5-0 ini bertahan hingga akhir pertandingan. Kemenangan besar ini menjadi sinyal kuat bahwa Adhyaksa Farmel FC siap bersaing di Liga 2 Indonesia musim ini.
Sebagai mantan juara Liga 3, mereka menunjukkan bahwa transisi ke kompetisi yang lebih tinggi tidak mengurangi kekuatan mereka, justru semakin mempertegas ambisi mereka untuk meraih kesuksesan di level yang lebih tinggi. Sebaliknya, kekalahan telak ini menjadi pukulan besar bagi Persikas Subang.
Meskipun mereka baru promosi dari Liga 3, pertandingan ini menunjukkan bahwa kompetisi di Liga 2 jauh lebih berat. Lini belakang Persikas Subang harus segera dibenahi, karena kebobolan lima gol dalam satu pertandingan tentu bukanlah awal yang baik untuk musim yang panjang ini. Selain itu, pelatih Mial Armand juga harus mengevaluasi strategi dan performa tim secara keseluruhan, agar kekalahan serupa tidak terulang di pertandingan-pertandingan berikutnya.

Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Haiti: Danilo Ingin Selecao Kuasai Permainan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Jadwal Moto3 Ceko 2026! Veda Ega Pratama P14 dan Langsung Lolos Q2
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
