
Ilustrasi PSSI. (Dok. JawaPos)
JawaPos.com - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) baru saja menarik perhatian netizen, usai melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 43 karyawannya.
Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Arya Sinulingga menyebut PHK itu bagian dari transformasi organisasi yang sedang dilakukan oleh PSSI.
"Kita melakukan transformasi di sepak bola. Transformasi itu tak bisa hanya di luar, mau nggak mau juga di organisasinya PSSI," katanya dalam rekaman suara yang diterima oleh PSSI Pers, Senin (2/9) sore.
Menurut Arya, PSSI melakukan proses transformasi, yang salah satunya berdampak pada PHK, dengan hati-hati menggunakan jasa konsultan. Konsultan ini membantu PSSI dalam merancang langkah ke depan.
"Kemudian, mereka memberikan kriteria-kriteria karena kita mau melangkah ke depan, ke 2045, soal organisasi kita ini harus bagaimana dan seluruhnya. Maka, dibutuhkan yang namanya perubahan di organisasi PSSI," jelas Arya.
Arya menjelaskan bahwa perubahan ini dilakukan berdasarkan kriteria dari masing-masing bagian dan kebutuhan yang ada. Oleh karena itu, pemecatan dilakukan dengan pertimbangan yang matang. "Kami lakukan evaluasi dan pemutusan hubungan kerja," jelasnya.
Isu PHK terhadap puluhan karyawan PSSI mencuat setelah Eko Rahmawanto, Head of Media PSSI, menjadi salah satu korbannya. Dia juga menyebut bahwa mereka yang terkena PHK adalah seluruh anggota divisi media dan teknik PSSI.
Ketika isu pemecatan dii tubuh PSSI ini ramai dibicarakan di jejaring sosial X, salah seorang netizen dengan username @fahrochi01 menyuarakan pendapatnya mengenai pesangon yang belum ia dapatkan ketika dipecat di tahun 2020.
“Lhaa rame pemecatan lg y, pdhl pesangonku pemecatan 2020 blm ada baunya,” cuitnya disertai emoji tertawa, pada Senin (2/9) pukul 20.51 WIB.
Namun, sang pemilik akun tak menjawab secara gamblang mengenai sebab dirinya bisa mengalami pemecatan ketika ditanya warganet lainnya.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
