JawaPos.com - Bermain di klub sebesar Persebaya bisa menjadi sebuah prestise atau kebanggaan bagi setiap pemain yang berlaga di liga Indonesia. Maka dari itu, tuntutan untuk bermain bagus di setiap pertandingan menjadi hal yang harus disadari bagi setiap pemain Green Force.
Itu juga yang kini dirasakan salah satu rekrutan baru Persebaya musim ini, Gilson Costa. Pemain yang berposisi sebagai gelandang bertahan tersebut menyadari bahwa penampilannya dalam tiga laga awal musim ini belum memuaskan.
Namun, ia yakin bahwa pada pertandingan selanjutnya ia bisa bermain lebih baik demi memenuhi ekspektasi pelatih maupun para Bonek.
Gilson dan para penggawa Persebaya lainnya saat ini sedang menjalani libur kompetisi karena akan digelar agenda FIFA Matchday yaitu putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia zona Asia.
”Saya akan bekerja lebih keras lagi. Klub memberi saya kesempatan dan kepercayaan, saya tahu bahwa saya masih belum berada di level yang saya harapkan, tapi kami percaya proses," kata Gilson seperti dikutip dari laman resmi Persebaya.
Gilson yang berasal dari Portugal merasa terbantu untuk beradaptasi dengan ritme persepakbolaan di Liga 1 karena memiliki rekan senegara yaitu Flavio Silva.
Flavio yang sudah lebih dari setahun bermain di Indonesia, banyak membantunya untuk beradaptasi dan mengenali sepak bola di Persebaya.
”Adaptasi berjalan dengan bagus, cuaca tidak masalah, pun adaptasi lainnya cukup lancar,” imbuhnya.
Sejumlah pihak beranggapan bahwa ia belum bisa menunjukkan performa maksimal karena cuaca di Surabaya saat ini sedang panas-panasnya. Namun, Gilson malah berpendapat bahwa cuaca panas bukanlah masalah karena ia pernah juga bermain pada suhu yang ekstrem.
Ia menceritakan saat ia bermain membela tim dari Lebanon, Nejmeh SC, atau saat ia bermain untuk tim asal Oman, Al Nada, ia pernah bermain pada suhu sekitar 40 derajat celcius.
”Saya hanya butuh waktu untuk menuju level permainan terbaik,” tegasnya.
Dalam tiga laga pertama Persebaya di Liga 1 2024/ 2025, performa Gilson yang selalu menjadi starter sebenarnya tidak buruk. Hal itu terlihat dari statistik yang dilansir dari laman Sofascore.
Ia memiliki prosentase akurasi passing yang cukup tinggi yaitu 92 persen, dan akurasi umpan crossing di angka 100 persen!
Dalam hal bertahan, statistik menunjukkan Gilson memiliki kemampuan intersep atau memotong serangan lawan di angka 3.0, recovery balls per game di angka 5.7, dan prosentase duel sebesar 40 persen.
Driblingnya juga cukup memuaskan, dimana rata-rata per pertandingannya, ia mencatatkan prosentase dribbling di angka 100 persen!
Setelah mendapatkan libur selama lima hari, skuad Persebaya akan kembali latihan pada Jumat (30/8) sore. Pelatih Paul Munster akan mempersiapkan timnya untuk menghadapi pertandingan terdekat melawan Persita pada 14 September mendatang di Stadion I Wayan Dipta Gianyar, Bali.