Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 26 Agustus 2024 | 16.25 WIB

Persebaya Surabaya Masuk Big Three Klasemen Sementara Liga 1 Indonesia, Produktivitas Gol Masih Memprihatinkan

Flavio Silva bisa cetak gol pertamanya bersama Green Force di laga Persebaya Surabaya vs Barito Putera di pekan ketiga Liga 1 Indonesia 2024/2025. (Instagram/@officialpersebaya) - Image

Flavio Silva bisa cetak gol pertamanya bersama Green Force di laga Persebaya Surabaya vs Barito Putera di pekan ketiga Liga 1 Indonesia 2024/2025. (Instagram/@officialpersebaya)

JawaPos.com – Target Persebaya Surabaya untuk bersaing di papan atas Liga 1 Indonesia musim ini mulai menunjukkan hasil. Dalam tiga laga awal, Green Force sukses meraih dua kemenangan dan satu hasil imbang.

Terbaru, Persebaya sukses mengalahkan Barito Putera 2-1 meski sempat tertinggal di awal pertandingan. Berkat kemenangan tersebut, tim asuhan Paul Munster mengumpulkan tujuh poin dengan mencetak tiga gol dan kemasukan satu.

Meskipun demikian, performa apik Persebaya ternyata masih menyisakan pekerjaan bagi Paul Munster. Produktivitas gol Green Force sangat rendah.

Tiga gol dalam tiga pertandingan menunjukkan rata-rata setiap laga, Bruno Moreira dan kawan-kawan hanya mencetak satu gol. Dua dari tiga gol tersebut diperoleh dari tendangan penalti, sebuah rekor buruk dalam hal produktivitas gol bagi tim besar sekelas Persebaya.

Tidak hanya soal produktivitas gol, kemampuan Green Force untuk menciptakan peluang berbahaya musim ini juga masih angin-anginan.

Jika dilihat dari statistik dalam tiga pertandingan awal musim ini, barisan penyerang tim asuhan Paul Munster ini belum menunjukkan konsistensi.

Dikutip dari laman resmi Persebaya, Persebaya melakukan 16 tendangan dan sembilan di antaranya mengarah ke gawang serta hanya satu berbuah gol saat laga perdana menjamu PSS Sleman.

Lalu, saat bertandang ke Malut United, Green Force melepaskan 11 tendangan, lima di antaranya mengarah ke gawang dan tidak satu pun berbuah gol.

Namun, saat pekan ketiga saat menghadapi Barito Putera, Bruno Moreira dan kolega melakukan delapan tembakan dan hanya dua yang mengarah ke gawang, di mana keduanya berbuah gol kemenangan.

Dari angka-angka tersebut terlihat kemampuan para pemain Persebaya dalam melepaskan tembakan ke jantung pertahanan lawan malah terus menurun. Jumlah shoot on goal semakin lama semakin minim.

Maka, tidak heran jika perolehan gol Persebaya juga tersendat. Di antara lima tim yang menghuni lima besar klasemen sementara, hanya Green Force dan Persita Tangerang yang minim mencetak gol.

Pasca pertandingan menjamu Barito Putera, Paul Munster terang-terangan menyatakan kekecewaannya kepada striker yang baru didatangkan, yaitu Flavio Silva.

Menyandang status sebagai top skor kedua Liga 1 musim lalu, Munster tentunya berharap Flavio segera nyetel dengan permainan timnya dan memberikan kontribusi gol. Namun, kenyataannya penyerang asal Portugal itu belum bisa menorehkan satu gol pun musim ini.

Pelatih asal Irlandia Utara itu memang mengakui ada kalanya penyerang kesulitan mencetak gol dalam sejumlah laga.

"Itu terjadi pada saya juga, empat atau lima pertandingan tanpa gol. Saya sudah bicara dengan Flavio. Kami banyak bicara karena saya juga seorang striker. Saya memberikan beberapa kiat dan pengalaman kepadanya," ujar Paul Munster dalam keterangannya pasca laga Persebaya vs Barito Putera.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore