
Malut United punya banyak celah yang bisa dieksploitasi oleh Persebaya Surabaya untuk meraih 3 poin dari laga tandang. (Instagram/@malutunitedfc)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya akan melakoni laga tandang yang penuh tantangan melawan Malut United pada pekan kedua Liga 1 Indonesia 2024/2025. Pertandingan yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Madya Jakarta pada Jumat (16/8) pukul 15.30 WIB ini akan menjadi ujian berat bagi kedua tim.
Namun, di balik semua itu, ada sejumlah kelemahan yang ditunjukkan oleh Malut United pada pekan pertama yang bisa dimanfaatkan oleh pasukan Paul Munster untuk meraih kemenangan.
Malut United, sebagai salah satu pendatang baru di Liga 1 Indonesia, masih beradaptasi dengan kerasnya persaingan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Laga pertama mereka di Liga 1 Indonesia musim ini menghadirkan beberapa masalah yang cukup serius.
Akurasi tembakan mereka yang hanya mencapai 29% adalah salah satu yang terburuk di liga. Dari segi statistik, Malut United masuk dalam empat tim dengan akurasi tembakan terendah di pekan pertama.
Fakta itu dapat menjadi celah pertama yang bisa dieksploitasi oleh Persebaya Surabaya. Dengan pertahanan yang solid dan tekanan tinggi, tim asuhan Paul Munster bisa memaksa Malut United melakukan kesalahan dalam penyelesaian akhir.
Selain itu, masalah disiplin juga menjadi perhatian utama. Malut United tercatat sebagai salah satu tim dengan jumlah kartu kuning tertinggi di pekan pertama, mengoleksi empat kartu kuning. Bahkan, mereka menjadi satu-satunya tim yang sudah mendapatkan kartu merah.
Hal ini menunjukkan bahwa pemain-pemain Malut United cenderung bermain kasar dan tidak sabar ketika menghadapi tekanan dari lawan. Persebaya Surabaya bisa memanfaatkan situasi ini dengan terus menekan dan memancing pelanggaran dari lawan. Jika berhasil, bukan tidak mungkin mereka akan unggul secara jumlah pemain dan menguasai permainan.
Terjebak offside juga menjadi salah satu masalah bagi Malut United. Dalam pertandingan sebelumnya, mereka masuk dalam dua tim dengan jumlah offside tertinggi. Ini adalah kesempatan bagi lini pertahanan Persebaya Surabaya untuk memainkan perangkap offside dengan efektif.
Dengan koordinasi yang baik di lini belakang, mereka bisa memaksa penyerang Malut United kehilangan kesempatan emas untuk mencetak gol.
Kemampuan passing juga menjadi salah satu kelemahan yang harus diperhatikan. Malut United tercatat sebagai salah satu dari lima tim dengan jumlah passing sukses terendah di pekan pertama.
Dengan hanya 242 passing sukses, mereka jelas kesulitan dalam menjaga aliran bola. Persebaya Surabaya bisa memanfaatkan ini dengan pressing ketat di lini tengah, memaksa Malut United kehilangan bola dan membuka peluang serangan balik mematikan.
Penguasaan bola juga menjadi masalah bagi Malut United. Dengan hanya 39% penguasaan bola di pekan pertama, mereka jelas kesulitan mengendalikan permainan. Jika Persebaya Surabaya bisa mendominasi penguasaan bola, mereka akan memiliki peluang lebih besar untuk menciptakan peluang dan mengontrol jalannya pertandingan.
Jumlah tembakan ke gawang yang rendah juga menjadi indikator kelemahan serangan Malut United. Mereka hanya mencatatkan 2 tembakan ke gawang di pekan pertama, salah satu yang terendah di liga.
Dengan pertahanan yang rapat dan disiplin, Persebaya Surabaya bisa meminimalkan ancaman dari Malut United dan fokus pada membangun serangan mereka sendiri.
Total tembakan ke gawang, baik yang sukses maupun yang gagal, juga menunjukkan bahwa Malut United tidak cukup agresif dalam menyerang. Dengan hanya mencatatkan 9 tembakan, mereka masuk dalam empat tim dengan total tembakan terendah di pekan pertama.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
