
Rizky Dwi Pangestu jadi striker muda potensial yang menarik Paul Munster untuk bermain di Persebaya Surabaya. (Instagram/@rizkydwi.99)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya kembali membuat gebrakan di bursa transfer dengan menargetkan striker muda dari PSIS Semarang untuk menghadapi Liga 1 musim 2024/2025.
Pemain yang menjadi incaran adalah Rizky Dwi Pangestu, yang sebelumnya memperkuat PSIS Semarang dan telah menarik perhatian pelatih Persebaya, Paul Munster.
Sebelumnya, PSIS Semarang sendiri sukses merekrut Wildan Ramdhani dari Persebaya, yang kini telah resmi menjadi bagian dari skuad Laskar Mahesa Jenar musim depan. Dengan penambahan ini, Persebaya nampaknya tidak tinggal diam dan berusaha untuk membalas dengan merekrut pemain dari PSIS Semarang.
Rizky Dwi Pangestu, yang kini sedang menjalani status trial bersama Persebaya Surabaya, berhasil menunjukkan penampilan impresif yang membuat Paul Munster tertarik padanya. Hal ini terbukti dari pernyataan sang pelatih yang menyebutkan kepuasannya terhadap penampilan Rizky Dwi dalam beberapa sesi latihan dan pertandingan uji coba.
Rizky Dwi sendiri merupakan seorang striker berusia 25 tahun, lahir di Banyuwangi pada 9 April 1999. Dia telah menjalani karier profesionalnya dengan bergabung bersama PSIS Semarang setelah memperkuat tim lokal seperti Semeru FC dan Kotabaru FC. Pada musim lalu, Rizky Dwi juga sempat dipinjamkan ke Bekasi FC sebelum kembali ke PSIS.
Prestasinya bersama PSIS Semarang mencakup total dua gol dalam 11 pertandingan, yang menunjukkan kemampuannya sebagai seorang penyerang yang produktif. Namun, keputusan untuk merekrutnya tidak hanya didasarkan pada statistik belaka. Tinggi badannya yang mencapai 184 sentimeter membuatnya menjadi ancaman serius dalam duel udara dan sebagai penyelesaian dalam situasi bola mati.
Paul Munster sendiri memberikan komentar positif terhadap prospek Rizky Dwi di Persebaya Surabaya, meskipun belum ada kepastian apakah Rizky akan diresmikan sebagai pemain tetap musim depan. Kiprahnya di laga uji coba dan Anniversary Game menunjukkan bahwa Rizky Dwi mampu beradaptasi dengan gaya bermain Persebaya dan memberikan kontribusi yang dibutuhkan.
"Saya senang dengan pemain uji coba, Randy dan Rizky. Sebelum uji coba (Anniversary Game), kami sudah ada internal game dan latihan. Pada dasarnya semua yang saya minta mereka lakukan," ungkap Paul Munster.
Meski demikian, ada juga pertimbangan mengenai bagaimana reaksi dari suporter PSIS Semarang, yang dikenal dengan julukan Panser Biru dan Snex. Bagaimana mereka akan merespons jika Rizky Dwi Pangestu akhirnya memilih untuk bergabung dengan Persebaya Surabaya, mengingat hubungan emosional yang kuat antara suporter dan pemain mereka.
Namun, keputusan akhir tentang apakah Rizky Dwi akan berlabuh di Persebaya atau memilih opsi lain akan sangat ditunggu-tunggu, terutama dalam sisa waktu bursa transfer ini. Kehadirannya bisa menjadi tambahan berharga di lini serang Persebaya, yang saat ini baru memiliki Flavio Silva sebagai pilihan utama di posisi striker.
Bagi Rizky Dwi sendiri, bergabung dengan Persebaya Surabaya bukan hanya tentang mengejar prestasi pribadi, tetapi juga menjadi bagian dari klub besar dengan sejarah panjang dan ambisi untuk meraih kesuksesan di level nasional maupun internasional.
Tentu saja keputusan ini juga akan mempengaruhi dinamika kompetisi Liga 1 musim depan, dengan persaingan semakin sengit di antara klub-klub yang berusaha memperkuat skuad mereka untuk mencapai target yang diinginkan.
Kita tunggu bersama apakah Rizky Dwi Pangestu akan menjadi bagian dari Persebaya Surabaya, atau apakah akan ada twist lain dalam kisah transfer pemain muda ini. Bagaimanapun juga potensi yang dimiliki Rizky Dwi tidak bisa diabaikan, dan kehadirannya di Liga 1 musim depan akan menjadi topik menarik untuk diikuti oleh para penggemar sepak bola Indonesia.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
