
Widodo C. Putro. (Instagram Widodo C Putro via Jawa Pos)
JawaPos.com - Madura United telah resmi menunjuk Widodo Cahyono Putro sebagai pelatih baru untuk mengarungi Liga 1 musim 2024/2025.
Pihak manajemen Madura United beralasan bahwa Widodo Cahyono Putro memiliki pengalaman yang mumpuni sebagai pelatih. Salah satu yang paling diingat adalah menyelamatkan Arema FC dari degradasi musim lalu.
"Coach Widodo memiliki pengalaman yang sangat luas di persepak bolaan Indonesia. Musim sebelumnya berhasil membawa Arema FC keluar dari Zona Degradasi," ungkap Direktur Utama Madura United, Annisa Zhafari Qosasi seperti dikutip dari Antara.
Ia menambahkan, manajemen memilih legenda sepakbola Indonesia tersebut menangani Madura United karena sesuai dengan kebutuhan tim. Apalagi, 21 pemain Laskar Sape Kerrab juga memilih hengkang, termasuk enam pemain asing.
"Widodo Cahyono Putro berkomitmen untuk membantu Laskar Sapeh Kerrab terus berkembang," pungkas Annisa.
Mantan pemain timnas Indonesia itu akan menangani Madura United dengan durasi satu musim dan diharapkan bisa mengulangi kesuksesan musim lalu yaitu bersaing di papan atas Liga 1.
Selama mengarungi kompetisi Liga 1 musim depan, Widodo akan dibantu oleh sejumlah staff antara lain Rakhmat Basuki (Asisten Pelatih), Roni Azani (Pelatih Fisik), Miftahul Hadi (Pelatih Kiper), FX Yanuar Wahyu (Analis), dan Dimas Bagus (Fisioterapi).
Widodo yang terkenal dengan gol saltonya saat menghadapi Kuwait di Piala Asia 1996 itu pernah menangani sejumlah tim Liga Indonesia.
Sebelum menangani Arema FC musim lalu, ia pernah menangani Bali United, Persita Tangerang hingga Bhayangkara FC.
Sebagai informasi, pelatih Madura United sebelumnya, Mauricio Silva telah hengkang dari klub tersebut sehari sebelum tim asuhannya berlaga di pertandingan leg pertama semifinal Championship Series melawan Borneo FC.
Hal itu cukup mengejutkan karena berkat tangan dingin Mauricio lah Laskar Sape Kerrab bisa melaju hingga Championsip Series Liga 1.
Usut punya usut, kontrak Mauricio ternyata telah habis pada 10 Mei lalu, dan ia tidak bersedia memperpanjang kontrak melalui adendum yang ditawarkan manajemen.
Alasannya, ia terpaksa hengkang karena harus menyelesaikan urusan pribadinya di kampung halamannya yaitu Brazil. Ia pun juga menyesali tidak bisa tuntas menangani Madura United saat Championship Series.
“Saya meminta maaf tidak dapat bersama Anda saat ini. Tuhan tahu betapa keras usaha kita untuk dapat sampai di sini, tetapi sayangnya urusan pribadi dan kontrak mencegah saya untuk mencapai final,” demikian komentar Mauricio melalui akun resminya saat menjawab (reply) pernyataan di akun Instagram resmi Madura United beberapa waktu lalu.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
