
Stadion Gelora Bung Tomo menjadi salah satu venue pertandingan Piala AFF U-19, Juli mendatang.
JawaPos.com — Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) di Surabaya telah mendapatkan pengakuan internasional sebagai venue yang memenuhi standar FIFA. Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Dito Ariotedjo, memastikan bahwa stadion ini siap menjadi kandang timnas Indonesia untuk putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung pada September mendatang.
Kepastian ini muncul setelah GBT sukses menjadi salah satu venue untuk Piala Dunia U-17 di Indonesia pada akhir 2023 lalu.
Menurut Dito, persiapan Stadion GBT sudah sangat matang dan stadion ini telah memenuhi semua persyaratan yang ditetapkan oleh FIFA. “Ya, saya rasa Bung Tomo sudah qualified sebagai FIFA dan kemarin sudah dipakai untuk Piala Dunia U-17. Saya rasa persiapannya pasti siap dan pasti prima,” ujar Dito pada Kamis (13/6).
Pengakuan ini memberikan kepercayaan besar bahwa GBT mampu menggelar pertandingan kelas dunia dengan fasilitas yang memadai.
Keputusan untuk menggunakan Stadion GBT sebagai kandang timnas Indonesia diambil setelah adanya perubahan venue dari Jakarta ke Surabaya.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengungkapkan bahwa laga FIFA matchday Timnas Indonesia pada September 2024, yang sebelumnya dijadwalkan berlangsung di Jakarta, harus dipindahkan ke Surabaya. Hal ini disebabkan oleh penggunaan Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) untuk acara yang akan dihadiri oleh tamu negara, Paus Fransiskus.
Paus Fransiskus dijadwalkan mengunjungi Indonesia pada 3 September 2024, dan pemerintah Indonesia telah melakukan berbagai persiapan untuk mendukung agenda kunjungan ini. Salah satu langkah yang diambil adalah menggeser venue kualifikasi Piala Dunia dari Stadion GBK ke Stadion GBT.
Erick Thohir meminta agar perpindahan venue ini tidak menjadi polemik, karena kedatangan Sri Paus adalah kunjungan kenegaraan yang penting. "Jadi ini jangan menjadi polemik, karena yang berkunjung ini tamu negara, tokoh dunia ya kita harus mengerti, jadi kita (Timnas Indonesia) bermain di Surabaya," imbuhnya.
Selain menjadi venue untuk kualifikasi Piala Dunia, Stadion GBT juga akan menjadi tuan rumah untuk Piala AFF U-19 pada Juli mendatang, tepatnya pada 17-29 Juli. Keberadaan dua event besar ini di GBT menunjukkan kapasitas stadion tersebut sebagai venue internasional yang layak dan siap digunakan untuk berbagai pertandingan penting.
Namun, dengan penetapan GBT sebagai kandang Timnas Indonesia, muncul pertanyaan tentang nasib Persebaya Surabaya yang selama ini menjadikan stadion ini sebagai markas mereka. Bagaimana nasib Persebaya jika Stadion GBT digunakan untuk agenda-agenda besar timnas?
Persebaya Surabaya adalah salah satu klub terbesar di Indonesia dengan basis pendukung yang sangat fanatik. Dan, Stadion GBT telah menjadi tempat bersejarah bagi klub ini dan pendukungnya.
Dengan jadwal yang padat untuk kualifikasi Piala Dunia dan Piala AFF, Persebaya mungkin harus mencari alternatif stadion atau menyesuaikan jadwal pertandingan mereka.
Ini bukan pertama kalinya klub harus menghadapi situasi seperti ini, dan manajemen klub pasti akan mencari solusi terbaik untuk memastikan kelancaran pertandingan mereka.
Manajemen Persebaya Surabaya perlu berkoordinasi dengan PSSI dan pihak pengelola stadion untuk memastikan bahwa kebutuhan klub tetap terpenuhi. Mereka bisa mempertimbangkan opsi untuk menggunakan stadion alternatif di sekitar Surabaya atau menyesuaikan jadwal latihan dan pertandingan agar tidak berbenturan dengan agenda timnas.
Selain itu, penyesuaian ini juga bisa menjadi kesempatan bagi Persebaya untuk beradaptasi dengan kondisi yang lebih fleksibel dan dinamis. Dukungan penuh dari para pendukung setia, Bonek, akan menjadi faktor kunci dalam menjaga semangat dan performa tim di lapangan.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
