
Timnas Indonesia menghadapi Filipina dalam pertandingan penentu lolos ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.
JawaPos.com - Sejak menjadi pelatih tim nasional (timnas) Indonesia, setidaknya Shin Tae-yong (STY) pernah berhadapan dengan enam momen penentuan. Momen yang apabila menang, Indonesia mencatat sejarah penting.
Salah satunya yang masih segar dalam ingatan adalah tiga kesempatan untuk membawa Indonesia U-23 lolos ke Olimpiade Paris 2024: semifinal, perebutan tempat ketiga, serta playoff. Sayang, di tiga momen tersebut, tim asuhan eks pelatih timnas Korsel itu tersandung.
Malam ini momen penentuan kembali datang. Skuad Garuda akan menjamu Filipina di laga terakhir grup F babak kedua kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Kalau bisa menundukkan Filipina, Indonesia tak hanya memastikan diri lolos ke babak ketiga kualifikasi, tapi sekaligus merebut tiket ke putaran final Piala Asia 2027 di Arab Saudi.
Bagaimana kalau seri atau kalah? Otomatis Indonesia harus menggantungkan nasib ke hasil laga Iraq versus Vietnam di Basra, Iraq, yang berlangsung dini hari nanti pukul 01.00 WIB. Iraq sudah pasti lolos, sedangkan Vietnam hanya terpaut satu angka dari Indonesia.
Namun, STY paham bahwa menggantungkan nasib ke tim lain sangat tidak mengenakkan. Karena itu, dalam pertandingan malam ini, dia dan pasukannya akan mati-matian memperjuangkan opsi pertama: mengalahkan Filipina.
Soal kegagalan dalam momen-momen penting sebelumnya, STY menilai semua ada penyebabnya. Misalnya, saat kalah 0-1 oleh Guinea U-23 di playoff, dia menyebut wasit yang saat itu bertugas kurang fair dalam memimpin pertandingan. Terlebih, pertandingan tersebut tidak menggunakan VAR (video assistant referee).
”Saat gagal lolos ke Olimpiade Paris 2024, saya tidak berpikir kemampuan kami berkurang. Namun, ada permasalahan pada wasit. Sampai sekarang pemikiran saya tetap sama,” ujar pelatih 54 tahun itu dalam konferensi pers kemarin.
Kegagalan merebut tiket Olimpiade tersebut diakuinya membuatnya tidak bisa tidur. Karena itu, dia tak mau tersandung lagi kali ini. ”Saya tidak khawatir dengan pertandingan besok (hari ini, Red). Saya sangat yakin kami bisa mendapatkan tiket ke ronde ketiga,” tegasnya. (fiq/c9/ttg)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
