JawaPos.com — Dua akademi sepak bola terkemuka dari Jawa Timur, Indonesia Soccer Academy (ISA) dan Bangkalan Soccer Academy (BSA), mendapatkan undangan istimewa untuk mengikuti turnamen sepak bola bergengsi, JSA International NFDP Master Open, yang akan digelar di Malaysia pada bulan Juni mendatang. Turnamen ini merupakan ajang prestisius yang ditujukan untuk kelompok umur U10 hingga U17, dan diikuti oleh sekolah sepak bola (SSB) serta akademi pilihan dari berbagai negara, terutama di kawasan Asia Tenggara.
Turnamen JSA International NFDP Master Open akan berlangsung mulai tanggal 1 hingga 2 Juni 2024 di JSA Arena, Setia Alam, Selangor, Malaysia. Dalam kompetisi ini, Indonesia akan diwakili oleh dua akademi sepak bola terbaiknya, ISA dan BSA, yang masing-masing akan berkompetisi dalam kategori usia 11 dan 12 tahun.
Imam Syafi’i, Founder dan CEO Indonesia Soccer Academy dan Bangkalan Soccer Academy, mengungkapkan bahwa undangan untuk berpartisipasi dalam turnamen ini datang langsung dari penyelenggara. Menurutnya, hanya tim-tim yang sudah terafiliasi dan memiliki reputasi serta prestasi internasional yang mendapatkan kesempatan untuk berlaga di ajang ini. “Jauh-jauh hari pihak panitia sudah mengkonfirmasi undangan keikutsertaan Indonesia Soccer Academy (ISA) dan Bangkalan Soccer Academy (BSA) yang menandakan dua SSB ini memang pantas diundang untuk mengikuti kejuaraan tersebut,” ujar Imam Syafi’i kepada wartawan pada Selasa (28/5) kemarin.
Imam Syafi'i, yang juga merupakan Dosen Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Surabaya (UNESA), menjelaskan bahwa keikutsertaan ISA dan BSA dalam turnamen bergengsi ini bukanlah yang pertama kalinya. Pada tahun-tahun sebelumnya, kedua akademi ini juga telah berpartisipasi dalam berbagai kejuaraan serupa dan berhasil meraih prestasi yang membanggakan. Salah satu pencapaian gemilang mereka adalah saat mengikuti turnamen di Thailand, di mana mereka berhasil meraih gelar juara, top skor, dan pemain terbaik. “ISA dan BSA sudah dikenal di Malaysia dan Thailand untuk kejuaraan kelompok umur U12 dan U14 tahun,” tambah Imam.
Turnamen ini akan mempertemukan 16 tim pilihan dari berbagai negara di Asia Tenggara, termasuk Thailand, Indonesia, dan tuan rumah Malaysia, untuk setiap kelompok umur. Imam Syafi’i juga menambahkan bahwa timnya telah melakukan persiapan matang, termasuk berlatih di lapangan sintetis. Hal ini penting karena pertandingan di JSA Arena, Setia Alam, Selangor, juga akan menggunakan lapangan sintetis. “Kami sudah mempersiapkan tim dengan baik, termasuk berlatih di lapangan sintetis. Kami ingin memastikan para pemain siap menghadapi pertandingan dengan kondisi lapangan yang berbeda,” ujar Imam.
Indonesia Soccer Academy, yang akan berkompetisi dalam kelompok umur 12 tahun, ditempatkan di grup A. Mereka akan bersaing dengan tim-tim tangguh dari tuan rumah Malaysia dan Thailand. Sementara itu, Bangkalan Soccer Academy yang berlaga di kelompok umur 11 tahun, berada di grup D dan juga akan menghadapi tim-tim kuat dari Malaysia dan Thailand.
Salah satu pemain ISA U12, Raditya Messi Afandy, mengungkapkan rasa antusiasmenya menghadapi turnamen luar negeri pertamanya ini. Pemain yang berposisi sebagai center bek ini mengaku telah menyiapkan fisik dan mental untuk menghadapi lawan-lawannya dari negara tetangga. “Ini adalah pengalaman pertama saya ikut turnamen di luar negeri. Tentu saya sangat senang dan bersemangat karena akan mendapat pengalaman baru bermain di luar Indonesia dan bertemu lawan dari negara lain. Kami secara tim sudah berlatih maksimal dan berharap bisa mendapat hasil terbaik di turnamen nanti,” ujar Messi, sapaan akrabnya.
Keikutsertaan ISA dan BSA dalam turnamen JSA International NFDP Master Open di Malaysia ini tidak hanya menjadi ajang pembuktian kemampuan, tetapi juga merupakan kesempatan emas untuk mengasah bakat dan pengalaman pemain-pemain muda mereka di kancah internasional. Dengan persiapan yang matang dan semangat yang tinggi, diharapkan kedua tim ini dapat membawa pulang prestasi gemilang dan mengharumkan nama Indonesia di kancah sepak bola Asia Tenggara.
Turnamen ini juga menjadi ajang untuk membuktikan bahwa akademi sepak bola di Indonesia, khususnya di Jawa Timur, mampu bersaing dengan tim-tim dari negara lain. Keberhasilan ISA dan BSA dalam turnamen ini akan memberikan dampak positif bagi perkembangan sepak bola usia dini di Indonesia, sekaligus menjadi inspirasi bagi akademi-akademi sepak bola lainnya untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas pembinaan mereka.
Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk pelatih, orang tua, dan para pendukung, para pemain muda dari Indonesia Soccer Academy dan Bangkalan Soccer Academy diharapkan dapat tampil maksimal dan menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Semoga perjalanan mereka di Malaysia membawa hasil yang memuaskan dan menjadi pengalaman berharga yang akan membentuk mereka menjadi pemain-pemain sepak bola profesional di masa depan.
Kiprah ISA dan BSA di turnamen ini juga diharapkan dapat membuka peluang lebih besar bagi pemain-pemain muda Indonesia untuk mendapatkan perhatian dari klub-klub besar, baik di dalam maupun luar negeri. Dengan prestasi yang diraih, tidak menutup kemungkinan akan ada pemain-pemain yang mendapatkan kesempatan untuk berkarier di level yang lebih tinggi, bahkan mungkin di kompetisi internasional.
Sebagai penutup, keikutsertaan ISA dan BSA dalam JSA International NFDP Master Open ini adalah langkah besar dalam upaya mengembangkan dan memajukan sepak bola usia dini di Indonesia. Dengan dedikasi, kerja keras, dan semangat pantang menyerah, para pemain muda ini siap mengharumkan nama Indonesia dan membawa pulang kebanggaan bagi tanah air. Mari kita dukung dan doakan agar mereka dapat meraih kesuksesan di turnamen ini dan terus berprestasi di masa mendatang.