
KOMANDO: Jay Idzes punya skill mengatur posisi pemain Timnas Indonesia di lapangan untuk bisa bermain secara baik dan sesuai instruksi pelatih. (Instagram Jay Idzes)
JawaPos.com — Jay Idzes, pemain bertahan klub Liga Italia Venezia, telah mencuri perhatian pencinta sepak bola Indonesia. Debutnya bersama Timnas Indonesia saat melawan Vietnam pada laga lanjutan Grup F putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, 21 Maret, tidak hanya menunjukkan kualitas permainan yang luar biasa, tetapi juga memperlihatkan sisi lain dari seorang Jay Idzes yang mungkin belum banyak diketahui publik.
Pemain kelahiran Mierlo, Belanda, 2 Juni 2000 ini, langsung mampu mencuri hati suporter Tanah Air dengan penampilannya yang tenang dan solid di lini belakang. Dalam debutnya, Jay Idzes mampu mengecoh pemain-pemain Vietnam, menunjukkan ketenangan yang luar biasa saat menghadapi tekanan dari lawan. Tidak heran jika cuplikan video aksinya menjadi viral di media sosial.
Sebagai seorang bek, Jay Idzes bukan hanya menunjukkan ketenangan dan keahlian menjaga pertahanan, tetapi juga memperlihatkan kualitas seorang pemimpin di lapangan. Banyak penggemar yang terkesima melihat bagaimana Idzes sering kali mengingatkan dan mengarahkan rekan-rekannya untuk tetap berada di posisi mereka. Hal ini tentu saja membantu membuat lini belakang Timnas Indonesia semakin solid.
Dalam wawancara yang dilansir dari laman resmi FIFA, Jay Idzes mengungkapkan bahwa dirinya merupakan tipe pemain yang suka mengatur posisi rekan-rekannya di lapangan. Menurutnya, hal ini penting agar para pemain bisa tetap menjaga posisi mereka dengan baik dan mencegah gawang kebobolan. "Saya adalah tipe pemain yang berusaha mengatur," ujar Jay Idzes. "Semua yang terlibat dalam pertandingan berusaha memastikan para pemain berada di posisi yang tepat, mencoba mengendalikan permainan, dan tentu saja menariknya ke arah kami," tambahnya.
Jay Idzes mengaku bahwa dia memang lebih bawel saat bermain bersama Timnas Indonesia dibandingkan dengan saat dia bermain di klubnya, Venezia. Ketika bersama Merah Putih, Idzes merasa perlu untuk lebih banyak berbicara dan memberikan arahan kepada rekan-rekannya. Menurutnya, hal ini dilakukan untuk membantu para pemain lain, terutama pemain-pemain muda yang masih membutuhkan bimbingan.
“Saya juga seorang pemain yang banyak bicara di lapangan, seperti dalam hal melatih dan membantu para pemain yang lain,” kata Idzes.
Sosoknya yang cerewet di lini belakang ini sangat dibutuhkan oleh pelatih Shin Tae-yong. Beberapa waktu lalu, Shin Tae-yong menekankan pentingnya komunikasi di lapangan. Menurutnya, kebiasaan berkomunikasi yang baik di lapangan dapat membantu mengatasi masalah di lini belakang dan meningkatkan performa tim secara keseluruhan.
Salah satu alasan mengapa Jay Idzes merasa perlu lebih bawel saat bersama Timnas Indonesia adalah karena tim ini dihuni banyak pemain muda. Dalam skuad Timnas Indonesia, terdapat pemain-pemain seperti Marselino Ferdinan yang masih berusia 19 tahun, serta Ivar Jenner dan Justin Hubner yang baru berusia 20 tahun.
Idzes merasa bahwa sebagai pemain yang lebih senior, sudah menjadi tugasnya untuk membantu pemain-pemain muda ini agar mereka bisa berkembang dan bermain lebih baik di masa depan.
“Itu cara saya membantu tim. Saya dan para pemain lain yang lebih senior serta berpengalaman bisa membantu pemain-pemain muda,” jelas Idzes. “Karena kami memiliki tim yang sangat muda. Anda tahu, kami punya banyak pemain berusia 19-20 tahun,” tuturnya.
Penampilan Jay Idzes bersama Timnas Indonesia tidak hanya mengesankan penggemar, tetapi juga memberikan dampak positif bagi tim. Kehadirannya yang lugas dan penuh komando di lini belakang membuat Timnas Indonesia tampil lebih percaya diri dan solid.
Idzes dipastikan akan bergabung kembali dengan Timnas Indonesia untuk mempersiapkan diri melawan Irak dan Filipina di laga lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Pertandingan ini akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada 6 dan 11 Juni 2024.
Sebelum menjalani laga penting melawan Irak dan Filipina, skuad Garuda akan terlebih dahulu melakoni uji coba melawan tim asal Afrika, Tanzania, di Stadion Madya, Senayan, pada 2 Juni mendatang. Laga ini diharapkan dapat menjadi ajang persiapan yang baik bagi Timnas Indonesia sebelum menghadapi pertandingan yang lebih berat di kualifikasi Piala Dunia.
Jay Idzes sendiri menyatakan siap memberikan yang terbaik dalam setiap pertandingan yang dijalani bersama Timnas Indonesia. Dia berharap kehadirannya bisa memberikan kontribusi positif bagi tim dan membantu Indonesia meraih hasil yang terbaik di setiap kompetisi. “Saya akan selalu memberikan yang terbaik setiap kali bermain untuk Timnas Indonesia. Saya berharap bisa membantu tim meraih kesuksesan,” ujar Idzes.
Keberhasilan Jay Idzes dalam debutnya bersama Timnas Indonesia tidak hanya menunjukkan kualitas individualnya sebagai pemain bertahan, tetapi juga memberikan inspirasi bagi pemain-pemain muda di Indonesia. Keberanian dan ketenangannya di lapangan menjadi contoh yang baik bagi para pemain lain untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan mereka.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
