Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 13 Mei 2024 | 22.05 WIB

Terungkap Alasan Kenapa Kontrak Baru Shin Tae-yong Bersama Timnas Indonesia hanya Sampai 2027

HANYA SAMPAI 2027: Kontrak Shin Tae-yong hanya sampai 2027 karena pertimbangan dari Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. (Instagram Shin Tae-yong) - Image

HANYA SAMPAI 2027: Kontrak Shin Tae-yong hanya sampai 2027 karena pertimbangan dari Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. (Instagram Shin Tae-yong)

JawaPos.com — Kabar mengenai pembaruan kontrak Shin Tae-yong sebagai pelatih Timnas Indonesia telah menjadi sorotan utama di jagad sepak bola Tanah Air.

Namun, di balik proses negosiasi dan kesepakatan tersebut, terungkap alasan yang cukup menarik mengapa kontrak baru Shin Tae-yong hanya disepakati hingga 2027.

Penjelasan ini memberikan gambaran yang lebih jelas tentang dinamika internal di tubuh PSSI, terutama terkait dengan masa jabatan Erick Thohir sebagai Ketua Umum.

Dalam keterangan yang dilontarkan Arya Sinulingga, anggota Exco PSSI, dia memberikan gambaran tentang kondisi Shin Tae-yong yang belum menandatangani perpanjangan kontraknya.

Arya mengisyaratkan bahwa Shin Tae-yong membutuhkan waktu istirahat setelah perjalanan panjang bersama Timnas Indonesia U-23, terutama setelah hasil peringkat keempat di Piala Asia U-23 2024.

Meskipun tidak berhasil meraih tiket ke Olimpiade 2024, namun pencapaian tersebut sudah cukup memenuhi syarat yang ditetapkan oleh PSSI untuk perpanjangan kontrak.

"Kan baru pulang dia. Tunggulah, dia mungkin butuh istirahat dulu," ucap Arya Sinulingga. "Capek juga dia, kan dia 40 hari ya pasti capek juga," imbuhnya.

Sebagai informasi, sebelumnya Shin Tae-yong berhasil memenuhi syarat pertama dengan membawa Timnas Indonesia lolos ke babak 16 besar Piala Asia 2023. Kesuksesan ini memberikan angin segar bagi Shin Tae-yong, sehingga PSSI memberikan perpanjangan kontrak kepadanya dengan syarat baru untuk Piala Asia U-23 2024.

Namun, di balik kesuksesan dan proses perpanjangan kontrak tersebut, terdapat suatu kendala yang cukup menarik perhatian, yaitu masa jabatan Erick Thohir sebagai Ketua Umum PSSI yang sampai 2027.

Menurut Arya Sinulingga, hal ini menjadi faktor penting dalam penentuan durasi kontrak baru Shin Tae-yong. "Pasti kami dalam waktu dekat akan bertemu, pasti dan kami akan bernegosiasi di banyak hal," ujar Arya. "KPI tercapai kan, pasti sesuatu yang harus kami hargai," imbuhnya.

Dalam wawancara tersebut, Arya menjelaskan bahwa Erick Thohir tidak ingin memberikan beban kepada penerusnya jika memberikan kontrak yang melebihi masa jabatannya. Oleh karena itu, kontrak baru Shin Tae-yong hanya disepakati hingga 2027, sejalan dengan batas masa kepengurusan Erick Thohir sebagai Ketua Umum PSSI.

Menurut Arya, keputusan ini merupakan langkah bijak dari Erick Thohir untuk menghindari potensi beban bagi ketua umum yang akan datang. Dengan batas waktu yang jelas, yakni hingga 2027, kontrak Shin Tae-yong tidak akan menjadi masalah atau beban bagi pengurus PSSI di masa depan.

"Kemudian ke depan sampai tahun 2027 lho," kata Arya Sinulingga. "Ingat, Pak Erick ini selalu sebagai Ketua Umum gak pernah dia mau bikin kontrak-kontrak di luar dari wilayah masa kepengurusan dia."

"Kepengurusan dia batasnya sampai 2027, maka Shin Tae-yong pun akan kontraknya sampai 2027."

"Karena kami enggak tahu kan, jangan nanti kepengurusan Pak Erick ini menjadi beban bagi ketum berikutnya."

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore