
GAJI: Setelah Piala Asia U-23 2024, Ernando Ari punya kesempatan untuk abroad dan berpeluang menaikkan gajinya. (Instagram Ernando Ari)
JawaPos.com — Pembicaraan mengenai gaji para pemain sepak bola seringkali menjadi sorotan, terutama ketika menyangkut pemain-pemain yang berprestasi di level internasional.
Salah satu diskusi yang tengah ramai adalah perbandingan gaji antara dua kiper terkenal, yaitu Ernando Ari dari Timnas Indonesia U-23 dan Jalal Hassan dari Timnas Irak. Kedua pemain ini memiliki rekam jejak yang mengesankan dalam karier sepak bola mereka, dan tak jarang menjadi sorotan di mata para penggemar.
Ernando Ari, kiper muda berusia 22 tahun, telah menorehkan namanya di kancah sepak bola Indonesia sejak awal kariernya di Persebaya Junior pada 2018. Kemudian, pada 2021, dia menjadi bagian dari tim senior Persebaya, membuktikan potensinya sebagai kiper andal.
Selama bergabung dengan Timnas Indonesia, Ernando telah bermain di berbagai level, mulai dari U-17, U-19, hingga U-23. Prestasinya yang gemilang termasuk turut mengantarkan Garuda Muda meraih kemenangan di SEA Games 2023 dan menjadi Man of The Match dalam pertandingan kontra Timnas Korea Selatan U-23.
Di sisi lain, Jalal Hassan, kiper Timnas Irak, juga memiliki karier yang cemerlang. Lahir pada 18 Mei 1991 di Baghdad, Hassan telah menunjukkan kemampuannya sebagai kiper sejak bergabung dengan Al Zawraa Baghdad pada 2017. Prestasinya yang gemilang tak hanya di level klub, namun juga di level internasional bersama Timnas Irak.
Ketika membicarakan gaji kedua kiper ini, data dari Transfermarkt menjadi sumber yang cukup menarik. Pada 6 Januari 2017, harga pasaran Jalal Hassan mencapai Rp1,74 miliar saat dia berada di Amanat Baghdad. Namun, nilai pasarannya melonjak tajam seiring dengan berbagai pencapaiannya, mencapai puncak tertinggi sebesar Rp6,52 miliar pada 11 Januari 2024.
Sementara itu, Ernando Ari juga tidak kalah impresif. Harga pasaran tertingginya pada 2024 mencapai Rp4,35 miliar, menunjukkan peningkatan yang signifikan dari tahun-tahun sebelumnya.
Perbandingan ini menarik perhatian, terutama karena kedua kiper ini memiliki potensi dan prestasi yang luar biasa di level masing-masing. Meskipun keduanya berasal dari negara yang berbeda, namun keduanya memiliki kesamaan dalam ambisi dan dedikasi mereka terhadap sepak bola.
Namun, perlu dicatat bahwa nilai pasar dari Transfermarkt hanya mencerminkan perkiraan nilai pemain berdasarkan performa dan faktor-faktor lainnya. Sehingga, nilai ini tidak sepenuhnya mencerminkan gaji yang diterima oleh pemain. Faktor lain seperti kontrak, sponsor, dan bonus juga memengaruhi total penghasilan seorang pemain sepak bola.
Dalam perbincangan mengenai gaji para pemain sepak bola, seringkali juga muncul pertanyaan mengenai kesenjangan antara gaji pemain lokal dan pemain asing. Namun, hal ini tidak terlalu relevan dalam kasus Ernando Ari dan Jalal Hassan, karena keduanya adalah pemain yang berasal dari negara asalnya masing-masing.
Di akhirnya, perbandingan gaji antara Ernando Ari dan Jalal Hassan tidak hanya sekadar angka. Ini mencerminkan perjalanan dan prestasi kedua pemain ini dalam dunia sepak bola, serta dedikasi dan pengabdian mereka terhadap olahraga yang mereka cintai.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
