Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 3 Mei 2024 | 20.37 WIB

Mengintip Naiknya Gaji Ernando Ari Sebagai Kiper Timnas Indonesia U-23 vs Kiper Timnas Irak Jalal Hassan

GAJI: Setelah Piala Asia U-23 2024, Ernando Ari punya kesempatan untuk abroad dan berpeluang menaikkan gajinya. (Instagram Ernando Ari) - Image

GAJI: Setelah Piala Asia U-23 2024, Ernando Ari punya kesempatan untuk abroad dan berpeluang menaikkan gajinya. (Instagram Ernando Ari)

JawaPos.com — Pembicaraan mengenai gaji para pemain sepak bola seringkali menjadi sorotan, terutama ketika menyangkut pemain-pemain yang berprestasi di level internasional.

Salah satu diskusi yang tengah ramai adalah perbandingan gaji antara dua kiper terkenal, yaitu Ernando Ari dari Timnas Indonesia U-23 dan Jalal Hassan dari Timnas Irak. Kedua pemain ini memiliki rekam jejak yang mengesankan dalam karier sepak bola mereka, dan tak jarang menjadi sorotan di mata para penggemar.

Ernando Ari, kiper muda berusia 22 tahun, telah menorehkan namanya di kancah sepak bola Indonesia sejak awal kariernya di Persebaya Junior pada 2018. Kemudian, pada 2021, dia menjadi bagian dari tim senior Persebaya, membuktikan potensinya sebagai kiper andal.

Selama bergabung dengan Timnas Indonesia, Ernando telah bermain di berbagai level, mulai dari U-17, U-19, hingga U-23. Prestasinya yang gemilang termasuk turut mengantarkan Garuda Muda meraih kemenangan di SEA Games 2023 dan menjadi Man of The Match dalam pertandingan kontra Timnas Korea Selatan U-23.

Di sisi lain, Jalal Hassan, kiper Timnas Irak, juga memiliki karier yang cemerlang. Lahir pada 18 Mei 1991 di Baghdad, Hassan telah menunjukkan kemampuannya sebagai kiper sejak bergabung dengan Al Zawraa Baghdad pada 2017. Prestasinya yang gemilang tak hanya di level klub, namun juga di level internasional bersama Timnas Irak.

Ketika membicarakan gaji kedua kiper ini, data dari Transfermarkt menjadi sumber yang cukup menarik. Pada 6 Januari 2017, harga pasaran Jalal Hassan mencapai Rp1,74 miliar saat dia berada di Amanat Baghdad. Namun, nilai pasarannya melonjak tajam seiring dengan berbagai pencapaiannya, mencapai puncak tertinggi sebesar Rp6,52 miliar pada 11 Januari 2024.

Sementara itu, Ernando Ari juga tidak kalah impresif. Harga pasaran tertingginya pada 2024 mencapai Rp4,35 miliar, menunjukkan peningkatan yang signifikan dari tahun-tahun sebelumnya.

Perbandingan ini menarik perhatian, terutama karena kedua kiper ini memiliki potensi dan prestasi yang luar biasa di level masing-masing. Meskipun keduanya berasal dari negara yang berbeda, namun keduanya memiliki kesamaan dalam ambisi dan dedikasi mereka terhadap sepak bola.

Namun, perlu dicatat bahwa nilai pasar dari Transfermarkt hanya mencerminkan perkiraan nilai pemain berdasarkan performa dan faktor-faktor lainnya. Sehingga, nilai ini tidak sepenuhnya mencerminkan gaji yang diterima oleh pemain. Faktor lain seperti kontrak, sponsor, dan bonus juga memengaruhi total penghasilan seorang pemain sepak bola.

Dalam perbincangan mengenai gaji para pemain sepak bola, seringkali juga muncul pertanyaan mengenai kesenjangan antara gaji pemain lokal dan pemain asing. Namun, hal ini tidak terlalu relevan dalam kasus Ernando Ari dan Jalal Hassan, karena keduanya adalah pemain yang berasal dari negara asalnya masing-masing.

Di akhirnya, perbandingan gaji antara Ernando Ari dan Jalal Hassan tidak hanya sekadar angka. Ini mencerminkan perjalanan dan prestasi kedua pemain ini dalam dunia sepak bola, serta dedikasi dan pengabdian mereka terhadap olahraga yang mereka cintai.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore