Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 5 April 2024 | 23.04 WIB

Mengenang Iswadi Idris, Legenda Persija Jakarta dari Tanah Cikini yang Dikalahkan Persebaya Surabaya pada 1978

LEGENDARIS: Mengenang jejak legendaris Iswadi Idris bersama Persija Jakarta dan Timnas Indonesia. (Wikipedia) - Image

LEGENDARIS: Mengenang jejak legendaris Iswadi Idris bersama Persija Jakarta dan Timnas Indonesia. (Wikipedia)

JawaPos.com — Persija Jakarta, sebuah nama yang selalu menggetarkan hati para pencinta sepak bola Tanah Air. Tim ini telah menorehkan sejarah gemilang dalam dunia sepak bola Indonesia, dengan meraih sejumlah gelar juara dan konsistensi mereka dalam bersaing di papan atas kompetisi sepak bola nasional.

Dalam perjalanan panjang Persija Jakarta, banyak nama legendaris yang ikut membangun reputasi klub, di antaranya adalah Sutan Harhara, Sinyo Aliandoe, dan Bambang Pamungkas. Namun, di antara semua nama tersebut, ada satu sosok yang tak akan pernah terlupakan oleh para penggemar Persija Jakarta, yaitu Iswadi Idris.

Iswadi Idris, lahir pada 18 Maret 1948 di Banda Aceh, namun tumbuh besar di kawasan Cikini, Jakarta. Dia adalah produk dari Merdeka Boys Football Association (MBFA), klub internal Persija Jakarta. Kariernya sebagai pemain sepak bola profesional dimulai pada 1966, saat dia bergabung dengan Persija Jakarta pada usia yang masih sangat muda, 17 tahun.

Debutnya bersama Persija Jakarta diawali dengan finis di peringkat keempat Perserikatan pada 1966. Namun, kegemilangan Iswadi Idris baru benar-benar terlihat saat dia turut membawa Persija Jakarta meraih gelar juara Perserikatan pada 1973 dan 1975.

Prestasi tersebut menjadi tonggak sejarah bagi Persija Jakarta dan membuktikan kehebatan Iswadi sebagai salah satu gelandang terbaik di zamannya. Pada 1978, hampir saja dia berhasil meraih gelar ketiganya bersama Persija Jakarta jika tidak kalah di final melawan Persebaya Surabaya.

Kehebatan Iswadi Idris tidak hanya terbatas di level klub, tetapi juga membawa pengaruh di tingkat internasional. Dia menjadi bagian dari Timnas Indonesia dari 1968 hingga 1980. Bersama dengan pemain-pemain hebat lainnya seperti Soetjipto Soentoro, Abdul Kadir, dan Jacob Sihasale, Iswadi dikenal sebagai bagian dari "kuartet tercepat di Asia."

Pada masanya, Timnas Indonesia memang dikenal sebagai kekuatan sepak bola di Asia, dan Iswadi Idris menjadi salah satu pilar utama dalam kesuksesan Timnas Indonesia. Keberhasilan tersebut tidak lepas dari karakter keras, disiplin, dan visi luas yang dimiliki Iswadi, baik di dalam maupun di luar lapangan. Dia pun dipercaya sebagai kapten Timnas Indonesia dari awal 1970 hingga 1980.

Pada 1978, Iswadi Idris memilih untuk kembali ke Pulau Sumatera dan bermain untuk PSPS Pekanbaru. PSPS Pekanbaru menjadi klub terakhirnya sebelum dia memutuskan untuk pensiun pada 1980.

Setelah mengakhiri kariernya sebagai pemain profesional, Iswadi Idris mencoba peruntungannya sebagai pelatih. Dia melatih beberapa tim seperti Perkesa Mataram dan Mataram Putra. Selain itu, dia juga terlibat dalam Timnas Indonesia pra Olimpiade 1988 bersama M. Basri dan Abdul Kadir.

Pada 1994, Iswadi terjun ke dalam dunia manajemen sepak bola sebagai bagian dari pengurus PSSI, di mana dia menjabat sebagai anggota Komisi Disiplin hingga Direktur Teknik.

Iswadi Idris tinggal di Maguwoharjo, Sleman, Jogjakarta sebelum akhirnya meninggal di Jakarta pada 2008 karena mengidap stroke. Jenazahnya kemudian dimakamkan di TPU Karet Bivak, Jakarta.

Iswadi Idris, sosok yang meninggalkan jejak legendaris dalam sejarah Persija Jakarta dan sepak bola Indonesia secara keseluruhan. Meskipun telah tiada, namun kenangan akan kehebatannya terus dikenang oleh para penggemar sepak bola Tanah Air, sebagai salah satu legenda besar yang pernah memperkuat Persija Jakarta.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore