Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 26 Maret 2024 | 18.31 WIB

ON THIS DAY: Super Derbi Jatim Tak Terlupakan Ketika Persebaya Surabaya Lumat Arema FC 6-1

REKOR BERTAHAN: Green Force punya rekor kemenangan terbesar ketika menghadapi Arema FC dengan skor 6-1 di era Liga Indonesia musim 1996-1997. (Persebaya Surabaya) - Image

REKOR BERTAHAN: Green Force punya rekor kemenangan terbesar ketika menghadapi Arema FC dengan skor 6-1 di era Liga Indonesia musim 1996-1997. (Persebaya Surabaya)

JawaPos.com — Perjalanan gemilang sebuah tim dalam dunia sepak bola tidak selalu terwujud dalam kemenangan besar semata, namun kadangkala melalui momen-momen epik yang mengukir sejarah.

Salah satu momen yang tidak akan terlupakan dalam sejarah sepak bola Indonesia adalah ketika Persebaya Surabaya menghancurkan Arema dengan skor telak 6-1 pada 26 Maret 1997.

Peristiwa ini bukan hanya sekadar kemenangan, tetapi sebuah kisah yang membekas dalam ingatan para penggemar sepak bola Indonesia, terutama mereka yang setia mengikuti perjalanan klub-klub legendaris seperti Persebaya Surabaya dan Arema.

Musim 1996/1997 menjadi tonggak penting bagi Persebaya Surabaya. Setelah musim sebelumnya hanya mampu finis di posisi ketujuh Wilayah Timur, Persebaya Surabaya melalui perubahan internal yang dipimpin oleh Ketua Umum Sunarto Sumoprawiro mulai menunjukkan taringnya.

Merekrut pelatih berpengalaman seperti Rusdy Bahalwan menjadi langkah awal yang cerdas dalam mengangkat prestasi tim. Maka, ketika pertandingan super derbi Jawa Timur melawan Arema mendekat, semangat untuk meraih kemenangan begitu menggelora di kubu Persebaya Surabaya.

Namun, persiapan Persebaya Surabaya tidak berjalan mulus. Mereka dihadapkan pada krisis pemain akibat cedera pasca pertandingan melawan Persita Tangerang dan Bandung Raya. Kendati demikian, dengan tekad yang bulat, para pemain kunci berhasil tampil dalam pertandingan tersebut.

Di sisi lain, Arema juga tidak dalam kondisi optimal. Dalam dua laga sebelumnya, mereka harus menelan kekalahan, sehingga pertandingan melawan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora 10 Nopember Surabaya menjadi ajang pembuktian bagi mereka.

Sebuah pertandingan besar seperti super derbi Jatim selalu menyedot perhatian publik, terutama para suporter setia kedua tim yang memiliki basis pendukung yang besar. Karena itu, persiapan tidak hanya dalam hal permainan, tetapi juga pengamanan menjadi hal yang sangat penting. Manajer Persebaya Surabaya, S.P. Marpaung, memastikan bahwa segala sesuatu dipersiapkan dengan matang untuk memastikan kelancaran pertandingan.

Pertandingan dimulai dengan cepat bagi Persebaya Surabaya, hanya dalam dua menit, mereka sudah unggul berkat gol bunuh diri pemain Arema, Redy Suprianto. Keunggulan tersebut menjadi pemicu semangat bagi Persebaya Surabaya, yang terus menekan pertahanan Arema.

Lima menit berselang, legiun asing andalan, Jacksen F. Tiago, menggandakan keunggulan bagi tuan rumah. Performa impresif Jacksen sepanjang musim tersebut menjadi salah satu faktor kunci dalam dominasi Persebaya Surabaya.

Arema tidak menyerah begitu saja. Mereka berhasil memperkecil kedudukan melalui gol yang dicetak oleh Puji Sumedi pada menit ke-29. Namun, harapan untuk membalikkan keadaan kandas ketika Persebaya Surabaya kembali mencetak gol melalui Jatmiko pada menit ke-39. Skor 3-1 bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, Persebaya Surabaya semakin menunjukkan dominasinya. Tiga gol tambahan dari Reynold Pietersz, Abdul Kirom, dan gol kedua Jatmiko mengukuhkan kemenangan telak 6-1 bagi Green Force.

Kemenangan ini bukan hanya sekadar skor, tetapi juga cerminan dari semangat dan determinasi para pemain Persebaya Surabaya untuk meraih prestasi. Starting XI yang dipimpin oleh Aji Santoso, dengan kontribusi gemilang dari pemain seperti Jacksen F. Tiago, Reynold Pietersz, dan Abdul Kirom, mengukuhkan dominasi Persebaya Surabaya atas Arema dalam pertandingan tersebut.

Adapun starting XI kedua tim menunjukkan kekuatan masing-masing, dengan Arema yang dipimpin oleh Nelson Leon Sanchez dan Juan Moreno, namun tetap harus menyerah di bawah tekanan Persebaya Surabaya.

Momen epik ini tidak hanya menjadi kenangan manis bagi para pendukung Persebaya Surabaya, tetapi juga menjadi catatan bersejarah dalam dunia sepak bola Indonesia. Kemenangan telak 6-1 ini tidak hanya mengukuhkan dominasi Persebaya Surabaya dalam super derbi Jatim, tetapi juga menjadi rekor yang belum terpecahkan hingga saat ini.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore