Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 21 Maret 2024 | 19.47 WIB

Komentar Pedas Pemain Timnas Vietnam Jelang Laga Kontra Indonesia: Jika Pemain Naturalisasi Bagus, Mereka Tidak Bermain untuk Indonesia

BUTUH MENTAL KUAT: Aksi Doan Van Hau bersama Timnas Vietnam. Dia menilai timnya membutuhkan mental kuat saat menghadapi Indonesia di SUGBK. (Instagram Doan Van Hau) - Image

BUTUH MENTAL KUAT: Aksi Doan Van Hau bersama Timnas Vietnam. Dia menilai timnya membutuhkan mental kuat saat menghadapi Indonesia di SUGBK. (Instagram Doan Van Hau)

JawaPos.com - Indonesia akan melanjutkan perjuangannya pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Vietnam di Grup F di Stadion Gelora Bung Karno pada Kamis (21/3) malam. Indonesia sendiri saat ini berada di posisi terbawah Grup F dengan hanya meraih satu poin dari dua laga.

Pelatih Shin Tae Yong menargetkan kemenangan dalam laga ini agar membawa Indonesia semakin dekat dengan target memasuki babak ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026. Untuk mewujudkan ambisinya, PSSI telah memanggil sederet pemain naturalisasi yang bermain di Eropa, terutama Belanda. Total sudah ada sebelas pemain yang sudah dinaturalisasi oleh Indonesia di antaranya Jordi Amat, Sandy Walsh, Shayne Pattynama, Justin Hubner, Jay Idzes, Nathan Tjoe Aon, Marc Klok, Ivar Jenner, Rafael Struick, Thom Haye, dan Ragnar Oratmangoen.

Kendati dua nama terakhir belum bisa bermain pada laga malam nanti, 9 pemain lainnya menjadi modal penting bagi skuad asuhan STY dalam menghadapi Vietnam. Meski demikian, sepertinya pemain Vietnam sudah mengatisipasi hal tersebut dan tidak takut dengan pemain naturalisasi yang dimiliki oleh Indonesia.

Dikutip dari VnExpress, pemain "kesayangan" netizen Indonesia, Doan Van Hau memberikan komentarnya terhadap program naturalisasi yang gencar-gencarnya dilakukan Indonesia. Menurut pemain Thai Binh tersebut, terlalu banyak menyebut kisah naturalisasi Indonesia ternyata sedikit banyak berdampak pada psikologi skuat Philippe Troussier. Ia menilai Vietnam harus mengatasi masalah psikologi tersebut dan tidak melebih-lebihkan Indonesia.

"Jika pemain-pemain itu memang bagus, mereka akan mencoba bergabung dengan tim (nasional) Belanda atau negara lain yang latar belakang sepak bolanya maju di Eropa, daripada menaturalisasikannya di Indonesia," ujar Van Hau kepada VnExpress, Rabu (20/3).

"Pemain naturalisasi itu hanya di level Asia Tenggara dan tim Vietnam bisa bermain sepenuhnya. Kami akan turun ke lapangan dan berjuang keras," imbuhnya.

Menurut Van Hau, masalah yang paling mengkhawatirkan pemain Vietnam pada laga nanti hanyalah tekanan penonton di Stadion Gelora Bung Karno. "Stadion yang berkapasitas hampir 80 ribu kursi itu akan dipenuhi suporter. Mereka akan berteriak sehingga menimbulkan suasasa menyesakkan sepanjang pertandingan," ujarnya.

"Itulah yang saya alami saat bermain (melawan Indonesia) di babak semifinal leg pertama Piala AFF 2022. Kalau mentalnya tidak kuat, tim tandang akan kewalahan sejak menit awal sehingga sulit tampil 100 persen," pungkasnya.

Tentu komentar ini akan menjadi pemicu semangat pasuka Garuda dalam menghadapi Vietnam malam nanti (21/3). Dengan semangat seluruh pemain yang dimiliki Shin Tae Yong, lalu dikolaborasikan dengan gemuruh yang ditimbulkan suporter Indonesia, semoga Indonesia mendapatkan hasil yang maksimal pada laga melawan Vietnam.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore